Superbank Perkuat Penghimpunan Dana Murah Lewat Kolaborasi dengan KakaoBank



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) memperkuat strategi penghimpunan dana murah melalui kolaborasi dengan KakaoBank dengan meluncurkan produk tabungan berbasis gamifikasi bertajuk Kartu Untung.

Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menyebut, langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan aktivitas transaksi nasabah yang terus meningkat. Hingga saat ini, Superbank mencatatkan lebih dari 6 juta nasabah dengan lebih dari 1 juta transaksi per hari.

Tigor bilang peluncuran Kartu Untung merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan engagement dan memperkuat basis dana pihak ketiga (DPK), khususnya dana murah.


Baca Juga: Kredit Manufaktur Diprediksi Melambat, Permata Bank: Ini Tantangan Pemerintah!

“Dengan rata-rata lebih dari 1 juta transaksi per hari, kami melihat adanya pergeseran perilaku masyarakat, khususnya generasi yang lebih melek digital, yang menginginkan layanan keuangan yang tidak hanya aman dan menguntungkan, tetapi juga engaging,” ujar Tigor dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/5/2026).

Melalui produk tersebut, nasabah cukup menabung satu kali sebesar Rp 50.000 untuk memperoleh kesempatan mengikuti fitur daily lucky draw dengan hadiah cashback hingga Rp 1 juta yang langsung dikreditkan ke rekening utama.

Lebih lanjut, Tigor menjelaskan bahwa produk ini dirancang untuk mendorong kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan frekuensi transaksi dan loyalitas nasabah dalam ekosistem digital perseroan.

Chief Executive Officer KakaoBank Yun Ho Young menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman finansial yang lebih interaktif bagi nasabah.

“Kartu Untung merupakan hasil kolaborasi nyata antara KakaoBank dan Superbank dalam menggabungkan pengalaman menabung dengan elemen permainan yang menyenangkan,” ujarnya.

Bagi Superbank, kerja sama tersebut sekaligus mempertegas strategi pertumbuhan berbasis ekosistem bersama para pemegang saham strategis, termasuk Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank dan GXS.

Bank menilai sinergi tersebut memungkinkan percepatan inovasi sekaligus memperkuat diferensiasi di tengah persaingan industri bank digital yang semakin ketat. 

Baca Juga: Prudential Syariah Catatkan Pertumbuhan Kontribusi Bruto dan Bisnis Baru pada 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News