Superbank Pertahankan Suku Bunga Deposito di 7,5%, Ini Alasannya



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah tren penurunan suku bunga deposito di industri perbankan, PT Super Bank Indonesia (Superbank) memilih tetap mempertahankan tingkat bunganya. 

Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, mengatakan sejak pertama kali diluncurkan pada pertengahan 2024, suku bunga deposito perseroan belum mengalami perubahan. Strategi ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi nilai yang ditawarkan kepada nasabah.

“Kami percaya pada konsistensi value proposition kepada nasabah. Sejak awal kami luncurkan, bunga deposito kami belum turun sampai sekarang,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.


Baca Juga: BCA Salurkan KPR Subsidi Bunga 5% di Proyek Vista Land Tanpa Dana FLPP

Menurutnya, konsistensi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan (trust) nasabah, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga dari pengelolaan risiko, keamanan sistem, hingga layanan secara keseluruhan.

Ia menegaskan, dalam waktu dekat perseroan juga belum memiliki rencana untuk menurunkan suku bunga deposito, meskipun sebagian bank lain mulai melakukan penyesuaian.

Berbeda dengan bank konvensional, model bisnis digital yang dijalankan Superbank dinilai memberikan ruang untuk mempertahankan bunga tetap kompetitif. Hal ini karena perseroan tidak memiliki beban operasional besar seperti jaringan kantor cabang maupun tenaga pemasaran yang luas.

“Kami tidak punya banyak cabang dan overhead cost. Efisiensi itu kami berikan kembali ke nasabah dalam bentuk bunga yang menarik,” jelasnya.

Di tengah persaingan ketat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), Tigor menyebut kinerja pendanaan Superbank masih menunjukkan tren positif. Bahkan, pertumbuhan dana tercatat sangat tinggi secara tahunan.

“Dari sisi funding, growth kami masih sangat tinggi. Antusiasme masyarakat juga masih besar,” tambahnya.

Baca Juga: Pendapatan Non Bunga Bank Melonjak Awal 2026, Ini Pendorongnya

Pada Februari 2026 Dana Pihak Ketiga (DPK) Superbank mencapai Rp13,3 triliun, meningkat 119% Year-on-Year (YoY). 

Jika dilihat dari laman perusahaan, Superbank mempertahankan suku bunga deposito rupiahnya di kisaran 6% - 7,5% per tahun. Bunga deposito sebesar 6,00% ditawarkan untuk penempatan dana mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1 miliar serta di atas Rp 1 miliar dengan tenor 7 dan 14 hari.

Sementara, bunga 7,5% per tahun berlaku untuk penempatan dana mulai dari Rp 500.000 hingga Rp1 miliar dengan tenor 1 hingga 12 bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News