KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Dua supertanker dilaporkan keluar dari Selat Hormuz pada Rabu (20/5/2026), sementara satu kapal lainnya masih dalam perjalanan keluar setelah tertahan di Teluk selama lebih dari dua bulan dengan muatan sekitar 6 juta barel minyak mentah dari Timur Tengah. Data pelacakan pelayaran dari LSEG dan Kpler menunjukkan pergerakan tersebut. Kapal-kapal itu termasuk di antara sejumlah supertanker yang meninggalkan kawasan Teluk bulan ini melalui rute transit yang disebut-sebut telah diarahkan oleh Iran untuk digunakan oleh kapal-kapal niaga. Gangguan pengiriman terjadi setelah konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari. Situasi tersebut dilaporkan telah secara signifikan menghambat lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur vital yang biasanya menjadi tempat melintasnya sekitar seperlima pasokan minyak dan energi dunia.
Supertanker Keluar dari Selat Hormuz Bawa 6 Juta Barel Minyak
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Dua supertanker dilaporkan keluar dari Selat Hormuz pada Rabu (20/5/2026), sementara satu kapal lainnya masih dalam perjalanan keluar setelah tertahan di Teluk selama lebih dari dua bulan dengan muatan sekitar 6 juta barel minyak mentah dari Timur Tengah. Data pelacakan pelayaran dari LSEG dan Kpler menunjukkan pergerakan tersebut. Kapal-kapal itu termasuk di antara sejumlah supertanker yang meninggalkan kawasan Teluk bulan ini melalui rute transit yang disebut-sebut telah diarahkan oleh Iran untuk digunakan oleh kapal-kapal niaga. Gangguan pengiriman terjadi setelah konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari. Situasi tersebut dilaporkan telah secara signifikan menghambat lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur vital yang biasanya menjadi tempat melintasnya sekitar seperlima pasokan minyak dan energi dunia.
TAG: