Supra Boga Lestari (RANC) Siapkan 4 Gerai Baru di Sepanjang Tahun 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) tetap menjalankan ekspansi pada tahun 2026 meskipun kondisi makro ekonomi dan geopolitik global masih penuh tantangan.

Direktur RANC, Hady Purnama mengatakan, perusahaan tidak menghentikan ekspansi, melainkan tetap menjalankannya secara selektif dengan mempertimbangkan berbagai faktor eksternal serta potensi masing-masing lokasi.

"Saat ini kami memahami bahwa kondisi makro memang sedang penuh dengan kompleksitas, dari geopolitik, tekanan nilai tukar rupiah, dan sampai terakhir kebijakan suku bunga. Tentunya faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan serius dalam rencana ekspansi kami," ujar Hady dalam agenda paparan publik, Rabu (3/6/2026).


Baca Juga: PURA Tahan Ekspansi Besar Tahun Ini, Pilih Jaga Likuiditas dan Profitabilitas

Meski demikian, perusahaan memastikan agenda pembukaan gerai baru tetap berjalan. RANC menargetkan pembukaan tiga hingga empat gerai baru sepanjang tahun ini.

Ia menyebut hingga saat ini perusahaan telah merealisasikan pembukaan tiga gerai baru yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Semarang. Sementara satu gerai tambahan masih dipersiapkan untuk dibuka pada bulan Juni mendatang.

Ekspansi gerai baru tersebut turut didukung oleh belanja modal atau capital expenditure (capex) yang telah disiapkan perusahaan sepanjang tahun ini. RANC mengalokasikan total capex sekitar Rp 130 miliar yang akan digunakan untuk pembukaan gerai baru serta  renovasi gerai existing.  

Selain itu, perusahaan juga mengalokasikan belanja modal untuk mendukung peningkatan fasilitas operasional lainnya, termasuk pengembangan di bidang teknologi informasi.

Baca Juga: Ekspansi Tiga Pabrik Baru Jadi Mesin Pertumbuhan Sariguna Primatirta (CLEO)

Hardy memastikan langkah pembukaan gerai dilakukan secara lebih terukur dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah outlet.

Sebagai konteks, perusahaan sebelumnya telah melakukan penyesuaian jumlah gerai dari 60 gerai menjadi 57 gerai sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi restrukturisasi operasional.

Per kuartal I-2026, RANC tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp 823,45 miliar, lebih tinggi 9,23% dibandingkan Rp 753,19 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. 

Perusahaan juga berhasil membalikan keadaan dengan mencetak laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,17 miliar, dari posisi rugi Rp 5,21 miliar pada kuartal I-2025. 

Baca Juga: Malindo (MAIN) Ekspansi Pabrik & Peternakan di Lampung, Siapkan Capex Rp 800 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News