KONTAN.CO.ID - Kontroversi seputar final Piala Dunia 2026 belum juga mereda, setelah surat Presiden FIFA Gianni Infantino untuk Timnas Argentina beredar. Surat yang ditujukan kepada Presiden Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia itu berisi ucapan selamat sekaligus pujian atas perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026. Dokumen tersebut pertama kali beredar di Argentina dan kemudian diverifikasi keasliannya oleh
Daily Mail.
Baca Juga:
Kontroversi FIFA dan Trump Berlanjut, Norwegia Siapkan Laporan Resmi Pujian Personal Infantino untuk Timnas Argentina
Dalam suratnya, Infantino menyampaikan apresiasi atas pencapaian Argentina di Piala Dunia 2026. "Saya ingin kembali menyampaikan ucapan selamat yang paling tulus atas pencapaian penting baru bagi sepak bola Argentina," ungkap Infantino, dikutip
Sports Illustrated. Ia menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen yang akan dikenang karena menghadirkan banyak pertandingan berkualitas, kemunculan talenta baru, serta atmosfer luar biasa di stadion. Menurut Infantino, Argentina juga memiliki andil besar dalam kesuksesan turnamen tersebut. "Penampilan luar biasa
Albiceleste juga berkontribusi secara menentukan dalam menjadikan edisi kali ini sebagai ajang yang istimewa dan memikat jutaan pencinta sepak bola di seluruh dunia," kata Infantino, mengakui pentingnya Timnas Argentina dalam kesuksesan turnamen empat tahunan tersebut. Infantino kemudian meminta Claudio Tapia menyampaikan ucapan selamatnya kepada seluruh anggota tim. "Tolong sampaikan ucapan selamat saya kepada seluruh pemain, pelatih Lionel Scaloni, staf kepelatihan, tim medis, serta para pendukung yang selalu mendampingi tim sepanjang turnamen," tulisnya. Di akhir surat, Infantino juga menyampaikan harapannya agar dapat kembali bertemu dengan Claudio Tapia pada kesempatan mendatang.
Baca Juga: Viral Petisi Usir Argentina dari Piala Dunia Tembus 23 Juta Dukungan, Ini Isinya Kontroversi di Sekitar Argentina
Selain keributan setelah peluit akhir final, Argentina juga beberapa kali menjadi bahan perdebatan selama turnamen berlangsung. Lionel Messi sempat terlihat meminta bek kiri Spanyol Marc Cucurella dikenai sanksi karena diduga melanggar aturan baru terkait menutupi mulut saat berbicara di lapangan. Kontroversi lain bahkan muncul sebelum partai puncak. Seusai menyingkirkan Inggris di semifinal, para pemain Argentina merayakan kemenangan dengan membentangkan spanduk bertuliskan "
Las Malvinas son Argentinas" atau "Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina."
Pesan tersebut mengacu pada sengketa Kepulauan Falkland antara Argentina dan Inggris. Padahal, FIFA selama ini menerapkan larangan tegas terhadap penyampaian pesan bernuansa politik di dalam pertandingan. Isi surat Infantino yang memuji profesionalisme dan perjalanan Argentina dinilai semakin memperkuat anggapan sebagian pihak bahwa FIFA memperlakukan La Albiceleste secara berbeda selama Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Sejarah Perang Falklands yang Memicu Rivalitas Inggris vs Argentina di Sepak Bola