JAKARTA. Pasar surat utang tetap ramai. Yang terbaru, PT Perkebunan Nusantara II menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) senilai Rp 110 miliar. Surat utang yang didaftarkan dengan nama MTN VI PTPN II Tahun 2015 Seri A tersebut membagikan kupon tetap 11,75%. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, MTN bertenor dua tahun tersebut akan jatuh tempo pada 27 Agustus 2017. Administrator penerbitan instrumen tersebut adalah PT MNC Securities. Sedangkan PT Bank Bukopin Tbk menjadi agen pemantau. Analis Millenium Capital Management Desmon Silitonga bilang, umumnya emiten telah memperoleh investor potensial terlebih dahulu sebelum MTN terbit. Sehingga, ia optimistis instrumen ini akan diserap oleh pasar. “Biasanya investor sudah ready sebelum MTN meluncur. Jumlah investor MTN umumnya di bawah 50,” tutur Desmon.
Surat utang jangka menengah Rp 110 M masuk pasar
JAKARTA. Pasar surat utang tetap ramai. Yang terbaru, PT Perkebunan Nusantara II menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) senilai Rp 110 miliar. Surat utang yang didaftarkan dengan nama MTN VI PTPN II Tahun 2015 Seri A tersebut membagikan kupon tetap 11,75%. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, MTN bertenor dua tahun tersebut akan jatuh tempo pada 27 Agustus 2017. Administrator penerbitan instrumen tersebut adalah PT MNC Securities. Sedangkan PT Bank Bukopin Tbk menjadi agen pemantau. Analis Millenium Capital Management Desmon Silitonga bilang, umumnya emiten telah memperoleh investor potensial terlebih dahulu sebelum MTN terbit. Sehingga, ia optimistis instrumen ini akan diserap oleh pasar. “Biasanya investor sudah ready sebelum MTN meluncur. Jumlah investor MTN umumnya di bawah 50,” tutur Desmon.