Surge (WIFI) Raup Pendapatan Rp 439,3 Miliar pada 2023, Ini Penopangnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) atau (WIFI) mencatat pendapatan sebesar Rp 439,3 miliar dengan laba bersih sebesar Rp 58,25 miliar sepanjang 2023. 

Pendapatan tersebut ditopang oleh segmen Telekomunikasi yang meningkat secara signifikan sebesar 225,9% dari Rp 37,57 miliar pada 2022 menjadi sebesar Rp 122,46 miliar pada tahun 2023. 

Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Yune Marketatmo mengatakan, perseroan juga mencatat peningkatan aset sebesar 11,1% dari Rp 1,4 triliun pada 2022 menjadi Rp 1,56 triliun pada 2023. 


"Sementara itu, Ekuitas Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 21,2 % dari Rp 612,7 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 742,6 miliar pada 2023," paparnya dalam rilis Selasa (16/4).

Baca Juga: Pasca Melantai di BEI, Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Siap Ekspansi Pabrik Baru

Pencapaian kinerja ini ditopang operasional penuh dari jaringan serat optik perseroan sejak triwulan I 2023, baik dari kinerja layanan Dark Fiber/Core lease, Managed Capacity/Bandwidth lease, maupun dari layanan Edge Data Center serta Content Delivery Network (CDN). 

Ke depan segmen telekomunikasi akan menjadi motor utama bisnis Perseroan yang menjadi kontributor utama kinerja finansial Perseroan.

Selain sektor telekomunikasi, pendapatan dari segmen Advertising juga mengalami peningkatan sebesar 37,5% dari Rp 189,2 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 260,16 miliar pada 2023. 

Peningkatan ini tidak lepas dari tren pertumbuhan industri periklanan yang meningkat pasca pandemi, dimana pengeluaran iklan dari berbagai industri meningkat seiring membaiknya perekonomian dan daya beli masyarakat pasca pandemi.

WIFI terus berekspansi untuk memperluas cakupan jaringan dan meningkatkan kualitas layanan. Seperti yang diketahui saat ini Perseroan memiliki lebih dari 6.900 km fiber optic backbone di Pulau Jawa yang meliputi jalur rel kereta sebagai jaringan utama. 

Selain itu Perseroan memiliki kapasitas bandwidth sampai dengan 64 Tbps, dan telah membangun 55 titik Edge Data Center di Pulau Jawa. 

Melalui berbagai proyek strategis pada segmen telekomunikasi di tahun 2024 dan pemanfaatan infrastruktur jaringan Java Backbone yang dimiliki. Perseroan terus menjalin kemitraan dengan berbagai pemain telekomunikasi lokal maupun internasional dalam memperkuat bisnis Perseroan

Perseroan berharap dapat mengukuhkan diri sebagai kolaborator utama bagi berbagai stakeholder industri telekomunikasi baik Mobile Network Operator (MNO), Tower Provider, Data Center Provider, Cloud Provider maupun Internet Service Providers (ISP). 

Baca Juga: Ace Hardware (ACES) Tetap Lanjutkan Ekspansi di Tengah Pelemahan Rupiah

Perseroan juga optimis dapat mencapai pertumbuhan yang konsisten ke depan melalui pencapaian misi perseroan yaitu  menyediakan konektivitas handal dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat melalui pemanfaatan infrastruktur jaringan Perseroan. 

“Kami sangat bersyukur dengan kinerja Perseroan yang baik pada tahun 2023 terutama dengan ditopang oleh bisnis telekomunikasi. Hal ini sesuai dengan roadmap Perseroan dalam bertransformasi menjadi perusahaan teknologi yang terkemuka," katanya.

Perseroan juga sangat optimis dengan kinerja perseroan ke depan terlebih lagi dengan berbagai proyek strategis yang kami rampungkan tahun ini dengan berbagai perusahaan telekomunikasi berskala nasional dan global, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja Surge secara konsisten ke depan. 

"Dengan kekuatan infrastruktur jaringan yang kami miliki, kami tetap berkomitmen untuk terus memberikan layanan internet yang handal dan terjangkau bagi masyarakat," urainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi