Survei BI: Penjualan Eceran Diprediksi Menguat pada November 2026



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada November 2026 diperkirakan meningkat, namun berpotensi melambat pada Februari 2027.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia, peningkatan penjualan eceran pada November 2026 tecermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) yang mencapai 148,2. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada periode sebelumnya sebesar 143,9.

"Responden memprakirakan penjualan eceran pada November 2026 meningkat namun pada Februari 2027 menurun," tulis laporan survei BI, Jumat (9/10/2026)


Baca Juga: Kemenkeu Suntik Tambahan Anggaran Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan di 2026

Namun, ekspektasi penjualan eceran pada Februari 2027 diperkirakan menurun. Hal ini tecermin dari IEP Februari 2027 yang tercatat sebesar 143,8, lebih rendah dibandingkan dengan Januari 2027 yang mencapai 158,0.

Sementara itu, dari sisi harga, BI memperkirakan tekanan inflasi meningkat pada November 2026 maupun Februari 2027. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) November 2026 yang mencapai 149,9, lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 146,5.

Ekspektasi kenaikan harga juga terlihat pada Februari 2027. IEH pada periode tersebut diperkirakan mencapai 177,9, meningkat dibandingkan dengan Januari 2027 yang sebesar 166,0.

Dengan demikian, kesimpulan dari hasil survei BI tersebut mengindikasikan, meskipun penjualan eceran diperkirakan meningkat pada November 2026, pelaku usaha juga mengantisipasi kenaikan tekanan harga hingga Februari 2027. Sementara itu, ekspektasi penjualan eceran pada Februari 2027 menunjukkan pelemahan dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Kemenkeu: Pagu Anggaran BGN Dipangkas Rp 38 Triliun pada 2026, Tersisa Rp 229 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News