Survei BI: Rekrutmen Karyawan Melambat di Awal Tahun



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Aktivitas perekrutan tenaga kerja oleh dunia usaha tercatat melambat pada awal tahun 2026. 

Hal tersebut tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) kuartal I 2026 yang dirilis Bank Indonesia, Jumat (17/4).

Dalam laporan tersebut, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penggunaan tenaga kerja pada kuartal I 2026 sebesar 0,28%, turun dari 0,72% pada kuartal IV 2025.


Adapun peningkatan penggunaan tenaga kerja terutama bersumber dari beberapa lapangan usaha. Sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Motor mencatat SBT 0,69%, sejalan dengan penambahan cabang, toko, maupun outlet usaha.

Baca Juga: Hasil Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Melambat pada Kuartal I-2026

Selain itu, sektor Transportasi dan Pergudangan juga mengalami peningkatan dengan SBT 0,16%, didorong oleh bertambahnya layanan pada sektor angkutan dan aktivitas pergudangan. 

Sementara itu, sektor Jasa Keuangan turut mencatat pertumbuhan penggunaan tenaga kerja dengan SBT 0,32%.

Di sisi lain, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada kuartal I 2026 juga terindikasi membaik dengan SBT -0,27%, lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat -0,66%. Perbaikan ini sejalan dengan pola musiman saat memasuki musim panen.

Memasuki kuartal II 2026, dunia usaha diperkirakan akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Hasil survei menunjukkan penggunaan tenaga kerja diproyeksikan meningkat dengan SBT sebesar 0,61%, lebih tinggi dibandingkan realisasi kuartal I 2026.

Peningkatan tersebut diperkirakan bersumber dari sejumlah sektor utama, antara lain Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan SBT 0,01% seiring masih berlangsungnya musim panen. 

Selain itu, sektor Pertambangan dan Penggalian diperkirakan mencatat SBT 0,16%, serta sektor Jasa Keuangan sebesar 0,51% yang didorong oleh penambahan kantor cabang.

Baca Juga: Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Diproyeksi Meningkat pada Kuartal II-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News