KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Sudah banyak yang menyebut meningkatnya penggunaan akal imitasi (AI) di perusahaan berpotensi membuat pekerja kehilangan pekerjaan. Tapi penelitian terbaru European Central Bank (ECB) menunjukkan hasil berbeda. Dalam unggahan di blog ECB, Rabu (4/3/2026), Ekonom Bidang Ketenagakerjaan ECB Laura Lebastad dan David Sondermann, menuturkan, penggunaan AI justru berpotensi menciptakan lapangan kerja di zona euro. Ini merupakan temuan dalam Survei Akses Pembiayaan Perusahaan yang dilakukan ECB. Hasil survei tersebut mendapati, sebagaimana dilaporkan Reuters, perusahaan yang menggunakan AI secara signifikan lebih cenderung merekrut staf tambahan dalam waktu dekat. "Dengan kata lain, perusahaan yang intensif AI secara rata-rata cenderung merekrut daripada memecat," tulis Lebastad dan Sondermann.
Survei ECB, AI Berpotensi Ciptakan Lapangan Kerja dalam Jangka Waktu Terbatas
KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Sudah banyak yang menyebut meningkatnya penggunaan akal imitasi (AI) di perusahaan berpotensi membuat pekerja kehilangan pekerjaan. Tapi penelitian terbaru European Central Bank (ECB) menunjukkan hasil berbeda. Dalam unggahan di blog ECB, Rabu (4/3/2026), Ekonom Bidang Ketenagakerjaan ECB Laura Lebastad dan David Sondermann, menuturkan, penggunaan AI justru berpotensi menciptakan lapangan kerja di zona euro. Ini merupakan temuan dalam Survei Akses Pembiayaan Perusahaan yang dilakukan ECB. Hasil survei tersebut mendapati, sebagaimana dilaporkan Reuters, perusahaan yang menggunakan AI secara signifikan lebih cenderung merekrut staf tambahan dalam waktu dekat. "Dengan kata lain, perusahaan yang intensif AI secara rata-rata cenderung merekrut daripada memecat," tulis Lebastad dan Sondermann.
TAG: