KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dunia usaha terkena pukulan yang paling dahsyat selama pandemi corona ini. Kondisi ini terekam dalam survei perusahaan terbaru yang dikeluarkan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Bayangkan dua dari tiga perusahaan yang di survei di Indonesia telah menghentikan operasional perusahaan, baik sementara maupun permanen. Tak ayal, pendapatan perusahaan langsung tergerus dalam. Tercatat lebih dari seperempat perusahaan kehilangan pendapatannya lebih dari setengah pendapatannya. Laporan penelitian yang berjudul “Ketahanan hidup perusahan hampir habis, pekerjaan semakin terancam”, itu juga mengungkapkan sebanyak 90% perusahaan mengalami masalah keuangan, dan butuh dukungan mendesak dari pemerintah untuk menjaga arus kas perusahaaan tersebut. Yang lebih menyedihkan lagi, ada sekitar 63% perusahaan yang disurvei terpaksa mengurangi jumlah karyawan dan banyak perusahaan lainnya berencana melakukan hal serupa.
Survei ILO: Dua dari tiga perusahaan Indonesia berhenti beroperasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dunia usaha terkena pukulan yang paling dahsyat selama pandemi corona ini. Kondisi ini terekam dalam survei perusahaan terbaru yang dikeluarkan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Bayangkan dua dari tiga perusahaan yang di survei di Indonesia telah menghentikan operasional perusahaan, baik sementara maupun permanen. Tak ayal, pendapatan perusahaan langsung tergerus dalam. Tercatat lebih dari seperempat perusahaan kehilangan pendapatannya lebih dari setengah pendapatannya. Laporan penelitian yang berjudul “Ketahanan hidup perusahan hampir habis, pekerjaan semakin terancam”, itu juga mengungkapkan sebanyak 90% perusahaan mengalami masalah keuangan, dan butuh dukungan mendesak dari pemerintah untuk menjaga arus kas perusahaaan tersebut. Yang lebih menyedihkan lagi, ada sekitar 63% perusahaan yang disurvei terpaksa mengurangi jumlah karyawan dan banyak perusahaan lainnya berencana melakukan hal serupa.