KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah angkat suara terkait hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat adanya penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyebut hasil survei tetap menjadi bahan evaluasi, namun meminta kajian yang lebih mendalam agar dapat menggambarkan penyebab perubahan persepsi masyarakat secara lebih jelas. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, termasuk menjadikan survei opini publik sebagai salah satu bahan masukan dalam pengambilan kebijakan. Menurut Qodari, pemerintah menghargai seluruh hasil survei yang dilakukan lembaga independen karena merupakan bagian dari mekanisme demokrasi. Namun, hasil survei akan lebih bermanfaat apabila mampu menguraikan penyebab penurunan persepsi publik secara lebih rinci, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi yang lebih tepat sasaran.
Survei SMRC Catat Kepuasan Prabowo Turun, Istana Akui Perlu Evaluasi Kinerja
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah angkat suara terkait hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat adanya penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyebut hasil survei tetap menjadi bahan evaluasi, namun meminta kajian yang lebih mendalam agar dapat menggambarkan penyebab perubahan persepsi masyarakat secara lebih jelas. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, termasuk menjadikan survei opini publik sebagai salah satu bahan masukan dalam pengambilan kebijakan. Menurut Qodari, pemerintah menghargai seluruh hasil survei yang dilakukan lembaga independen karena merupakan bagian dari mekanisme demokrasi. Namun, hasil survei akan lebih bermanfaat apabila mampu menguraikan penyebab penurunan persepsi publik secara lebih rinci, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi yang lebih tepat sasaran.
TAG: