Survey Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,35 Triliun Per Oktober



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surveyor Indonesia yang tergabung dalam holding BUMN Jasa Survei (ID Survey) melakukan transformasi berkelanjutan dalam menghadapi era turbulency, uncertainty, novelty, ambiguity serta disrupsi masif yang terjadi belakangan.

Disrupsi yang terjadi telah menuntut organisasi dan sumber daya untuk agile dan melakukan inovasi untuk mengubah sistem dan tatanan bisnis ke taraf yang lebih baru. Holding ID Survey terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia

Di usianya yang ke 31 tahun, Surveyor Indonesia akan mengusung lima agenda tranformasi dalam menghadapi tantangan itu. Itu terdiri dari Business & Portfolio Management, Organization & Business Process, HC & Capabilities, Asset Optimization serta Culture & Communication Strategy.


Lima agenda tranformasi itu telah mengantarkan perseroan meraih pertumbuhan kinerja. Per Oktober 2022, Surveyor Indonesia membukukan pendapatan usaha Rp 1,35 triliun atau tumbuh 8,9% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).

Baca Juga: Surveyor Indonesia Dukung BI dan OJK Mitigasi Risiko Iklim dan SDA

Corporate Secretary Surveyor Indonesia David Januardi mengatakan, capaian itu sudah 100% dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) yang ditetapkan perseroan tahun ini.

Adapun laba kotor atau EBITDA per Oktober sudah tumbuh 18% secara YoY. "Margin EBITDA mencapai 18,1% meningkat 1,4% dari Margin EBITDA tahun 2021 menggambarkan  adanya pertumbuhan usaha dengan proses bisnis yang menekankan pada peningkatan efisiensi dan profitabilitas," kata David dalam keterangan resminya, Jumat (9/12).

Terkait pemberitaan Dugaan Korupsi Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) Sapi dan Rajungan Surveyor Indonesia,  lanjutnya, manajemen menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum danmendukung untuk memberikan data dan informasi dalam bentuk apapun guna penyelesaian kasus tersebut.

Sebagaimana arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kata dia, pelaporan kasus korupsi di perusahaan merupakan bukti berjalannya implementasi Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan.

Dalam menjalankan pekerjaan sebagai Independent assurance,  Surveyor Indonesia berkomitmen dalam menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan  etika berusaha yang sehat berlandaskan pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan sejalan dengan core values perusahaan yaitu AKHLAK.

"Manajemen telah memperkuat sistem pengendalian internaldalam rangka mencegah segala bentuk pelanggaran peraturandan perundang undangan yang berlaku sehingga Surveyor Indonesia dapat mewujudkan kinerja yang lebih baik, berdayasaing global, dan memberikan layanan terbaik dan nilai tambahkepada pelanggan,"pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto