Setelah sukses menjalani usaha pengeboran sumur, Surya Irawan memutuskan untuk merambah bisnis desain interior. Dengan modal awal Rp 80 juta, Surya mendirikan bengkel furnitur untuk melengkapi bisnis interiornya. Dari bisnis ini, ia mengantongi omzet tidak kurang dari Rp 100 juta per bulan. Perjuangan Surya Irawan membesarkan usaha pengeboran sumur tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses panjang untuk membesarkan perusahaan kecil warisan orang tuanya. Namun, Surya pantang menyerah dan terus berusaha. Seiring berjalannya waktu, ia pun berhasil melalui semua kesulitan. Perusahaannya kini sudah jauh lebih besar dengan nilai aset mencapai Rp 1,2 miliar. Meski sukses, Surya tidak berpuas diri. Naluri bisnis tetap saja memanggilnya. Pada 2008, ia memutuskan untuk melebarkan sayap usaha dengan merambah bisnis interior rumah, kantor, dan apartemen.
Surya merambah bisnis interior (3)
Setelah sukses menjalani usaha pengeboran sumur, Surya Irawan memutuskan untuk merambah bisnis desain interior. Dengan modal awal Rp 80 juta, Surya mendirikan bengkel furnitur untuk melengkapi bisnis interiornya. Dari bisnis ini, ia mengantongi omzet tidak kurang dari Rp 100 juta per bulan. Perjuangan Surya Irawan membesarkan usaha pengeboran sumur tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses panjang untuk membesarkan perusahaan kecil warisan orang tuanya. Namun, Surya pantang menyerah dan terus berusaha. Seiring berjalannya waktu, ia pun berhasil melalui semua kesulitan. Perusahaannya kini sudah jauh lebih besar dengan nilai aset mencapai Rp 1,2 miliar. Meski sukses, Surya tidak berpuas diri. Naluri bisnis tetap saja memanggilnya. Pada 2008, ia memutuskan untuk melebarkan sayap usaha dengan merambah bisnis interior rumah, kantor, dan apartemen.