Surya Toto patok pendapatan bersih Rp 2,3 triliun tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen dan distributor produk kloset dan sanitasi, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) optimistis bakal meraih pertumbuhan pendapatan yang signifikan di tahun ini. Perseroan akan melakukan efisiensi dan menggenjot pemasarannya di berbagai daerah di Indonesia.

Hanafi Atmadiredja, Presiden Direktur PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) mengaku bukan hal yang mudah mengembangkan bisnis saat sektor properti lesu. "Namun di akhir 2017 terlihat sedikit harapan dari konsumsi produk oleh kalangan kelas menengah dan menengah ke bawah," ujarnya saat paparan publik, Kamis (31/5).

Alhasil, meski segmen properti belum terangkat pada segmen ritel perseroan dapat memperlebar penjualannya. Maka tak heran, sampai kuartal I-2018 penjualan bersih TOTO terbukti tumbuh 4,5% menjadi Rp 600 miliar, dimana pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 574 miliar.


Adapun pasar lokal masih mendominasi penjualan bersih perseroan sekitar 79% dari total pendapatan. "Penjualan lokal di kuartal I-2018 naik 8,9% menjadi Rp 476 miliar," urai Hanafi.

Berbekal hasil yang positif di tiga bulan pertama tahun ini, TOTO mematok setidaknya pendapatan bersih yang diperoleh di 2018 mencapai Rp 2,3 triliun. Jumlah tersebut naik 5,9% jika dibandingkan pendapatan di tahun 2017 yang sebesar Rp 2,17 triliun.

"Sedangkan laba bersih tahun ini di estimasikan sekitar Rp 322 miliar," kata Hanafi. Proyeksi laba bersih itu tumbuh 15% dibandingkan laba bersih sepanjang 2017 yang mencapai Rp 278 miliar.

Hanafi mengatakan, guna mencapainya perseroan akan mengedepankan efisiensi dengan menekan biaya yang dianggap tidak perlu. Selain itu TOTO akan memaksimal lebih dari 3.000 agennya di seluruh Indonesia untuk mempenetrasi pasar ritel secara masif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi