Susutkan Persediaan, Hitachi Rumahkan Karyawan Sementara



TOKYO. Hitachi Construction Machinery Co., produsen alat berat terbesar di dunia, butuh tiga bulan untuk merontokkan persediaannya setelah permintaan anjlok lebih dari yang diprediksikan semula. "Kami sudah mengatakan bahwa kami bertujuan untuk menyesuaikan persediaan di bulan Juni di sejumlah area yang mungkin akan bisa disusutkan hingga September," Chief Executive Officer Michijiro Kikawa. Persediaan untuk sejumlah excavator totalnya sebanyak 8.200 unit per April lalu. Angka ini melebihi hitungan dari yang dipatok oleh perusahaan ini, yaitu 7.800. Pabrik terbesar perusahaan ini di Tsuchiura, telah mengurangi perakitannya hingga lima hari dalam sebulan dari yang biasanya 20 hari. Permintaan di Eropa, Jepang dan AS telah meluruh setelah krisis finansial dan perkiraan stimulus pemerintah China sebesar 4 triliun yuan nyatanya tidak datang tepat waktu sesuai yang diprediksi oleh Hitachi. Sebanyak 1.000 pekerja di pabrik Hitachi Construction di Tsuchiura akan tinggal di rumah untuk beberapa hari dalam seminggu hingga September nanti sehingga produksi akan kembali normal pada bulan Oktober. "Permintaan dari pasar secara global masih terpukul," kata Kikawa. Bahkan, imbuhnya, permintaan China pun tidak sebesar seperti yang diprediksikan oleh Hitachi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: