KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menilai ketidakpastian kebijakan insentif kendaraan dari pemerintah belum menjadi satu-satunya faktor penentu pergerakan pasar otomotif nasional. Perseroan menyebut kinerja industri roda empat dipengaruhi kombinasi kondisi ekonomi, regulasi, dan strategi internal produsen. Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Himawan Saputramengatakan, terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi permintaan kendaraan. “Pertama adalah kondisi ekonomi. Kalau ekonomi bagus, daya beli naik dan permintaan otomotif ikut tumbuh. Kedua adalah regulasi, bisa dalam bentuk insentif atau stimulus lain. Ketiga adalah faktor internal perusahaan, seperti peluncuran produk baru, varian baru, program penjualan, dan layanan,” ujar Dony di IIMS, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Suzuki Nilai Insentif Bukan Satu-satunya Penentu Kinerja Pasar Otomotif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menilai ketidakpastian kebijakan insentif kendaraan dari pemerintah belum menjadi satu-satunya faktor penentu pergerakan pasar otomotif nasional. Perseroan menyebut kinerja industri roda empat dipengaruhi kombinasi kondisi ekonomi, regulasi, dan strategi internal produsen. Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Himawan Saputramengatakan, terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi permintaan kendaraan. “Pertama adalah kondisi ekonomi. Kalau ekonomi bagus, daya beli naik dan permintaan otomotif ikut tumbuh. Kedua adalah regulasi, bisa dalam bentuk insentif atau stimulus lain. Ketiga adalah faktor internal perusahaan, seperti peluncuran produk baru, varian baru, program penjualan, dan layanan,” ujar Dony di IIMS, Jakarta, Kamis (5/2/2026).