KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Calon emiten yang bergerak di sektor manufaktur produk kesehatan berbasis riset ini akan segera menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Pencatatan sahamnya dijadwalkan pada 10 September 2026. Dalam aksi korporasi ini, Swayasa Prakarsa menawarkan 323 juta saham baru, setara dengan 30,30% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO rampung dilaksanakan. Perusahaan ini mematok harga penawaran awal di kisaran Rp 130 sampai Rp 140 per saham. Dengan begitu, dana segar yang berpotensi diraup bisa mencapai sekitar Rp 45,22 miliar. Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Tbk, Bondan Ardiningtyas, mengatakan perusahaan membawa model bisnis yang menggabungkan riset, inovasi, manufaktur, dan komersialisasi produk kesehatan, sebuah segmen yang dinilai memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan.
Swayasa Prakarsa (SWAP) IPO, Andalkan Bisnis Healthcare Berbasis Riset
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Calon emiten yang bergerak di sektor manufaktur produk kesehatan berbasis riset ini akan segera menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Pencatatan sahamnya dijadwalkan pada 10 September 2026. Dalam aksi korporasi ini, Swayasa Prakarsa menawarkan 323 juta saham baru, setara dengan 30,30% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO rampung dilaksanakan. Perusahaan ini mematok harga penawaran awal di kisaran Rp 130 sampai Rp 140 per saham. Dengan begitu, dana segar yang berpotensi diraup bisa mencapai sekitar Rp 45,22 miliar. Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Tbk, Bondan Ardiningtyas, mengatakan perusahaan membawa model bisnis yang menggabungkan riset, inovasi, manufaktur, dan komersialisasi produk kesehatan, sebuah segmen yang dinilai memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan.