Swedia diserang teroris, tiga orang meninggal



STOCKHOLM. Setelah beberapa waktu lalu terjadi penyerangan di Inggris dan St Petersburg Rusia, teror kembali terjadi di Eropa.  Tiga orang tewas ketika sebuah truk melaju ke kerumunan di jalan pusat perbelanjaan dengan menabrak sebuah department store, di pusat kota Stockholm, Swdia.

Mengutip Reuters, Perdana Menteri Stefan Löfven mengatakan kecelakaan ini merupakan bentuk dari serangan teroris, menurut kantor berita TT.

Tepat kejadian telah ditutup dan polisi segera melakukan evakuasi. Sejumlah besar polisi dan layanan darurat berada di tempat kejadian.


"Saya melihat sedikitnya tiga tewas, tapi mungkin lebih," kata Radio Swedia reporter Martin Svenningsen.

Seorang saksi Reuters melihat sejumlah bentuk tubuh seperti ditutupi oleh selimut di tempat kejadian.

Sekadar mengingatkan, beberapa serangan truk atau mobil ke kerumunan orang telah terjadi di wilayah Eropa sejak tahun lalu. Al Qaeda pada 2010 telah meminta pengikutnya untuk menggunakan truk sebagai senjata.

Di London pada 22 Maret tahun ini, seorang pria di dalam mobil menabrak pejalan kaki di Westminster Bridge, menewaskan empat, dan kemudian menikam seorang polisi hingga tewas sebelum ditembak oleh polisi.

Kemudian, ISI mengaku bertanggu jawab untuk kedua serangan di Nice, Prancis, Juli lalu. Ketika sebuah truk menabrak kerumunan yang menewaskan 86 orang saat perayaan Hari Bastille.  Pada Desember lalu, sebuah truk melaju di pasar Natal kota Berlin menewaskan 12 orang.

Editor: Yudho Winarto