KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produktivitas padi menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko serangan penyakit tanaman. Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara, menjadi salah satu sentra produksi yang mampu mempertahankan kinerja pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi Serdang Bedagai pada 2025 mencapai 55.196 hektare, naik 7,98% dibandingkan tahun sebelumnya.
Produksi padi daerah tersebut tercatat surplus 356.508 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 7,02% dari 2024. Capaian ini menjadikan Sergai sebagai daerah dengan luas panen dan produksi padi terbesar di Sumatra Utara selama dua tahun berturut-turut.
Baca Juga: Syngenta Indonesia Dorong Produktivitas Hortikultura dengan Buku Pintar Budidaya Dengan luas sawah sekitar 55.196 hektare dan produktivitas rata-rata sekitar 5 ton per hektare, sektor pertanian menjadi salah satu penopang ekonomi daerah sekaligus berperan menjaga pasokan beras. Namun, ancaman penyakit tanaman dan perubahan cuaca masih menjadi tantangan yang dapat memengaruhi hasil panen. Untuk membantu petani menjaga produktivitas, Syngenta Indonesia memperkenalkan MIRAVIS Duo®, fungisida padi berbasis teknologi ADEPIDYN™ yang diklaim mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit tanaman serta mendukung kualitas hasil panen. Teknologi tersebut bekerja melalui penyerapan cepat dan merata ke tanaman dalam waktu enam jam, dengan perlindungan hingga 14 hari. Pengendalian penyakit yang lebih optimal membantu menjaga kondisi daun bendera tetap hijau dan bersih, sehingga mendukung proses fotosintesis dan pengisian bulir padi. Syngenta menyebut tanaman yang lebih sehat berpotensi menghasilkan gabah dengan kualitas lebih baik serta membantu petani meningkatkan produktivitas. Pengalaman petani juga menunjukkan hasil positif. Tarmidzi, petani padi di Desa Cintamulya, Lampung Selatan, menyebut penggunaan MIRAVIS Duo® meningkatkan hasil panennya sekitar 9 kuintal dari lahan seluas 2 hektare.
Baca Juga: Bidik Kenaikan Produktivitas Beras, Syngenta Luncurkan Fungisida Baru untuk Padi Presiden Direktur Syngenta Indonesia Eryanto mengatakan inovasi tersebut ditujukan untuk membantu petani menghadapi tantangan produksi secara berkelanjutan. “Dengan teknologi ADEPIDYN™, kami ingin memastikan petani mendapatkan hasil panen yang lebih sehat, berkualitas, dan menguntungkan,” ujar Eryanto dalam keterangannya, seperti dikutip, Selasa (28/7/2026). Peluncuran MIRAVIS Duo® di Serdang Bedagai pada 20 Juli 2026 menjadi rangkaian keempat setelah sebelumnya dilakukan di Cilacap, Karawang, dan Jember. Kegiatan di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, dihadiri sekitar 500 petani dan didukung pemerintah setempat.
Baca Juga: Dorong Peningkatan Produktivitas Padi, Syngenta Perkenalkan Teknologi Baru Program tersebut juga melibatkan kerja sama dengan Dinas Pertanian, HarvestPlus, dan CropLife melalui lokasi percontohan untuk mendukung edukasi teknologi pertanian, pemberdayaan petani, serta penguatan ketahanan pangan. Sumber:
https://medan.tribunnews.com/sumut-terkini/1805003/syngenta-indonesia-perkenalkan-miravis-duo-di-sergai-lindungi-tanaman-padi?page=all#goog_rewarded Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News