KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) memperkuat portofolio solusi cloud dan keamanan siber di Indonesia. Strategi tersebut dilakukan dengan menjalin kemitraan bersama Fastly, perusahaan penyedia platform edge cloud global. Melalui kerja sama ini, SMI memperluas akses terhadap platform programmable edge cloud Fastly untuk sejumlah sektor industri, termasuk perbankan, ritel, telekomunikasi, dan perusahaan digital-native. Direktur Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng mengatakan, kemitraan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap solusi data dan keamanan siber seiring percepatan transformasi digital.
“Kemitraan antara PT Synnex Metrodata Indonesia dan Fastly terjalin pada saat yang krusial, di mana organisasi-organisasi di Indonesia sedang memprioritaskan investasi di bidang data dan keamanan siber,” kata Lie dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026). Menurutnya, kolaborasi ini memungkinkan perusahaan di Indonesia memanfaatkan solusi edge cloud, content delivery, dan keamanan. SMI akan mendukung mitra dan pelanggan mulai dari tahap pre-sales, implementasi, hingga dukungan post-sales dan pengembangan kapabilitas mitra.
Baca Juga: Metrodata (MTDL): AI dan Cloud Bakal Pacu Pertumbuhan Bisnis Cybersecurity Langkah tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia. Berdasarkan data yang dikutip SMI, pasar transformasi digital diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 19,11% selama periode 2026–2031. Seiring bisnis semakin bergantung pada aplikasi digital, application programming interface (API), serta infrastruktur cloud, kebutuhan terhadap sistem yang mampu menjaga performa sekaligus keamanan juga semakin besar. Di sisi lain, perkembangan artificial intelligence (AI) dan otomatisasi turut membuat ancaman siber semakin kompleks. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk memperkuat perlindungan digital tanpa mengorbankan kecepatan dan keandalan layanan. Melalui kemitraan dengan Fastly, SMI akan menawarkan rangkaian solusi edge cloud yang mencakup content delivery, keamanan aplikasi dan API, edge computing, serta observabilitas. Fastly menggunakan arsitektur edge yang dapat diprogram untuk memproses konten, aplikasi, dan keputusan keamanan lebih dekat dengan pengguna. Teknologi tersebut ditujukan untuk mengurangi latensi, memperkuat keamanan, sekaligus meningkatkan keandalan layanan digital. Lie mengatakan, penggabungan teknologi Fastly dengan jaringan channel dan keahlian lokal SMI diharapkan dapat membantu perusahaan mempercepat transformasi digital.
Baca Juga: Data Center Indonesia Tumbuh Pesat, AI dan Cloud Jadi Mesin Penggerak “Dengan penggabungan teknologi inovatif Fastly dengan ekosistem saluran yang luas serta keahlian lokal PT Synnex Metrodata Indonesia, kami bertujuan untuk membantu organisasi mempercepat transformasi digital dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih andal,” ujarnya. Dari sisi bisnis, penguatan portofolio tersebut juga membuka peluang bagi SMI untuk memperluas penetrasi solusi keamanan siber dan cloud ke lebih banyak pelanggan di berbagai sektor. Area Vice President, Asia di Fastly Rachel Ler menilai Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan digital yang mendorong semakin banyak organisasi mengadopsi digitalisasi, AI, dan cloud. “Seiring dengan semakin cepatnya transformasi ini, organisasi membutuhkan infrastruktur yang mampu menghadirkan performa luar biasa dan keamanan yang tangguh dalam skala besar,” ujar Rachel.
Menurut dia, kerja sama dengan SMI menggabungkan platform edge cloud Fastly dengan keahlian SMI di pasar Indonesia dan jaringan channel yang dimiliki. “Kemitraan kami dengan PT Synnex Metrodata Indonesia mencerminkan komitmen Fastly terhadap Indonesia, dengan menggabungkan platform edge cloud kami yang telah dipercaya secara global dengan keahlian SMI di pasar Indonesia serta ekosistem channel yang kuat,” katanya.
Baca Juga: Adopsi AI dan Cloud Ubah Peta Persaingan Bisnis Keamanan Siber di Indonesia Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News