Tabel Faktor Penggerak Harga Emas (6/5): Emas Sentuh Rekor Sepekan, Perak Lompat 6%



KONTAN.CO.ID - Harga emas mencapai level tertinggi dalam lebih dari sepekan pada Rabu (6/5/2026), setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran kemungkinan semakin dekat menuju kesepakatan damai. Situasi ini meredakan kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi dan potensi suku bunga tinggi yang berkepanjangan.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 2,8% menjadi US$ 4.685,23 per ons pada pukul 14.10 waktu EDT (1810 GMT), setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 27 April dalam sesi perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 2,8% ke US$ 4.694,30.

Indeks dolar AS turun 0,4%, membuat logam mulia yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.


“Optimisme mengenai kesepakatan final antara AS dan Iran telah memicu sedikit kelegaan jangka pendek di pasar emas, dengan harga minyak yang turun, kekhawatiran inflasi yang mereda, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed di akhir tahun,” kata Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals.

Namun ia menambahkan bahwa situasi belum sepenuhnya aman. “Pasar akan terus bergerak mengikuti perkembangan berita dari Timur Tengah,” ujarnya.

Tabel 1: Pergerakan Harga Logam Mulia (6 Mei)

Komoditas Harga Terakhir Perubahan
Emas spot US$ 4.685,23/ons +2,8%
Emas berjangka AS US$ 4.694,30/ons +2,8%
Perak spot US$ 77,16/ons +6,0%
Platinum US$ 2.044,00/ons +4,7%
Palladium US$ 1.535,00/ons +3,3%
Baca Juga: Cek Posisi Dolar AS Pagi Ini Melawan Sejumlah Mata Uang Utama Dunia

Iran Meninjau Proposal AS

Iran menyatakan sedang meninjau proposal baru dari AS, setelah sumber mengatakan Washington dan Teheran tengah mengupayakan memorandum satu halaman untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk, sementara isu rumit seperti program nuklir Iran akan dibahas belakangan.

Laporan potensi kesepakatan tersebut memicu penurunan harga minyak global. Kontrak berjangka minyak Brent turun hingga sekitar US$ 100 per barel.

Harga minyak yang tinggi dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan tekanan harga. Meski emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, logam ini biasanya tertekan dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Investor kini menanti rilis laporan ketenagakerjaan bulanan AS pada Jumat, yang akan menjadi ujian apakah ekonomi AS masih cukup kuat sehingga Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneternya, atau apakah pasar tenaga kerja yang melambat bisa menghidupkan kembali peluang penurunan suku bunga.

Sebelumnya, laporan ADP National Employment Report menunjukkan jumlah pekerja sektor swasta AS meningkat lebih tinggi dari perkiraan pada April.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 4%, Cek Tabel Faktor Penggerak Harga Minyak (Selasa, 5/5)

Logam Mulia Lain Ikut Naik

Di pasar logam lainnya, harga perak spot melonjak 6% menjadi US$ 77,16 per ons, platinum naik 4,7% menjadi US$ 2.044,00, sementara palladium bertambah 3,3% menjadi US$ 1.535,00.

Tabel 2: Faktor Penggerak Harga Emas Hari Ini

Faktor Dampak ke Emas Penjelasan Singkat
Harapan kesepakatan damai AS-Iran Positif Ketidakpastian geopolitik mereda, pasar bergeser ke inflasi & suku bunga
Harga minyak Brent turun Positif Tekanan inflasi menurun, peluang suku bunga tinggi berkurang
Indeks dolar AS turun 0,4% Positif Emas lebih murah bagi pembeli non-dolar
Data ADP payrolls naik Campuran Ekonomi kuat bisa tahan suku bunga tinggi, tapi pasar tetap menunggu data resmi
Menanti data tenaga kerja AS (NFP) Volatilitas tinggi Bisa mengubah ekspektasi penurunan suku bunga The Fed

Harga emas domestik naik atau turun?

Sejalan dengan penguatan harga emas dunia, harga emas batangan Antam juga terpantau tetap tinggi di pasar domestik. Mengacu laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam pada Rabu (6/5/2026) dibanderol Rp 2.790.000 per gram, sementara ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.445.000.

Kenaikan harga emas global ini berpotensi menjaga minat investor ritel di Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS yang masih menjadi perhatian pasar.

Tonton: Harga Emas Antam Kembali Melonjak Pada Sore Hari (6 Mei 2026)

Tabel 3: Harga Emas Antam & Rata-rata per Gram (Rabu, 6 Mei 2026)

Berat Emas Antam Harga Rata-rata Harga per Gram
0,5 gram Rp 1.445.000 Rp 2.890.000
1 gram Rp 2.790.000 Rp 2.790.000
2 gram Rp 5.520.000 Rp 2.760.000
3 gram Rp 8.255.000 Rp 2.751.667
5 gram Rp 13.725.000 Rp 2.745.000
10 gram Rp 27.395.000 Rp 2.739.500
25 gram Rp 68.362.000 Rp 2.734.480
50 gram Rp 136.645.000 Rp 2.732.900
100 gram Rp 273.212.000 Rp 2.732.120
250 gram Rp 682.765.000 Rp 2.731.060
500 gram Rp 1.365.320.000 Rp 2.730.640
1.000 gram Rp 2.730.600.000 Rp 2.730.600
Sumber: Antam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News