TACO Terapkan Sistem Produksi Berkelanjutan Demi Pengolahan Limbah Lebih Bermanfaat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. TACO mulai menerapkan sistem produksi yang lebih bertanggung jawab demi mendorong standar industri baru. 

Upaya tersebut dilakukan untuk mengintegrasikan seluruh rantai proses produksi mulai dari pemanfaatan material, pengelolaan limbah, hingga penggunaan energi dan air dalam kerangka zero waste manufacturing.

Factory Head TACO, Wisnu Purnayusepta mengatakan bahwa penerapan sistem tersebut menunjukkan keberlanjutan dapat berjalan seiring dengan efisiensi sekaligus memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan. 


Baca Juga: Dua Merek Mobil China Akan Masuk ke Pasar Indonesia, Begini Kata Honda Prospect Motor

"Momentum Earth Day menjadi pengingat bahwa keberlanjutan harus dimulai dari proses yang paling mendasar. Kami dapat memastikan setiap proses berjalan lebih optimal, meminimalkan limbah, dan menghadirkan dampak positif bagi perkembangan industri,” ujar Wisnu di kantor TACO Factory di kawasan Cikande, Serang, Kamis (23/4/2026).

Lebih lanjut, kata Wisnu, pendekatan yang diterapkan TACO merupakan refleksi bagaimana keberlanjutan tidak lagi memiliki posisi sebagai inisiatif tambahan, melainkan sebagai fondasi dalam proses bisnis TACO.

Dalam hal ini, TACO pun melihat bahwa efisiensi operasional dan tanggung jawab lingkungan menjadi satu kesatuan dalam ekosistem keberlanjutan. 

Baca Juga: Kuota Produksi Turun, Pengusaha Tambang Siap Ajukan Revisi RKAB pada Semester II-2026

Sehingga, melalui penerapan zero waste manufacturing, TACO memiliki kontribusi dalam mendorong praktik industri yang lebih efisien, terukur, dan bertanggung jawab. 

Wisnu menyebut, upaya tersebut juga strategi dekarbonisasi yang dijalankan langsung di level operasional, dimana TACO berhasil menghindari ribuan ton CO2eq emisi per tahun serta mengoptimalkan penggunaan energi non-fosil hingga 99,8% melalui biomassa dan waste-to-energy.

“Melalui sistem operasional yang terintegrasi, kami menghadirkan material interior yang selaras dengan nilai keberlanjutan sekaligus membangun kepercayaan konsumen dalam jangka panjang,” kata Wisnu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News