JAKARTA. Kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 2% menjadi amunisi bagi mata uang Negeri Kanguru. Mengacu Bloomberg pada Selasa (6/10) pukul 17.20 WIB, pasangan AUD/USD naik 0,51% menjadi 0,7119. Alwi Assegaf, Analis SoeGee Futures menjelaskan, kenaikan tersebut merupakan imbas dari keputusan RBA mempertahankan suku bunga acuannya. Apalagi tidak ada pernyataan pejabat RBA yang bernada dovish. Padahal, lanjut Alwi, sebelumnya pasar khawatir akibat perlambatan ekonomi China yang merupakan mitra dagang komoditas Australia. Hal ini menjadi sinyal pelonggaran kebijakan moneter Australia. “Tapi tidak ada sinyal seperti ini dalam pernyataan Gubernur RBA Glenn Stevens, makanya dollar Australia rebound,” tukasnya.
Tahan suku bunga, aussie ungguli dollar AS
JAKARTA. Kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang mempertahankan suku bunga acuan di level 2% menjadi amunisi bagi mata uang Negeri Kanguru. Mengacu Bloomberg pada Selasa (6/10) pukul 17.20 WIB, pasangan AUD/USD naik 0,51% menjadi 0,7119. Alwi Assegaf, Analis SoeGee Futures menjelaskan, kenaikan tersebut merupakan imbas dari keputusan RBA mempertahankan suku bunga acuannya. Apalagi tidak ada pernyataan pejabat RBA yang bernada dovish. Padahal, lanjut Alwi, sebelumnya pasar khawatir akibat perlambatan ekonomi China yang merupakan mitra dagang komoditas Australia. Hal ini menjadi sinyal pelonggaran kebijakan moneter Australia. “Tapi tidak ada sinyal seperti ini dalam pernyataan Gubernur RBA Glenn Stevens, makanya dollar Australia rebound,” tukasnya.