Tahun 2013, Bank Sinar Harapan Bali siap keluar kandang



DENPASAR. Sejak diakuisisi Bank Mandiri pada Mei 2008 silam, Bank Sinar Harapan Bali terus berbenah. Setelah memperbaiki fundamental perusahaan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbanyak jaringan, kini Sinar Harapan Bali siap melakukan ekspansi ke luar Bali.

“Kami akan mengurus semua bisnis kredit mikro Mandiri di seluruh Indonesia,” kata IB Kade Perdana, Direktur Utama Sinar Harapan Bali, kepada KONTAN, beberapa waktu lalu.

Bank Mandiri memang tengah menggenjot segmen kredit mikro dengan membentuk unit khusus. Menurut Kade Perdana, unit itu akan disinergikan ke Sinar Harapan Bali. “Rencana besar kami mengarah ke sana, itu ditetapkan sejak akuisisi,” katanya.


Di tahap awal, Sinar Harapan Bali membidik kawasan timur Indonesia. Pijakan pertamanya, Lombok dan Nusa Tenggara Timur. “Kami terus mengkaji potensi di daerah ini. Apa strategi yang cocok untuk menopang bisnis UMKM di sana,” katanya. Setelah sukses, manajemen akan memperluas penetrasi.

Menurut Kade Perdana, sebelum go nasional, Sinar Harapa Bali harus mencapai tiga hal. Pertama, menguatkan fundamental. Caranya memperbaiki SDM, menambah jaringan, meningkat teknologi.Ini sudah terealisasi tahun 2008 – 2009. “Tahun-tahun itu kami ekspansif,” katanya. Sejak akuisisi hingga November 2010, manajemen membangun 150 kantor baru dan merekrut ratusan pegawai.

Kedua, meningkatkan penguasaan pasar di Bali. Ini fokus kerja selama 2010 hingga 2012. Saat ini, pangsa kredit dan DPK masing-masing 2% dan 1,75%. “Pada 2012, kami berharap pangsa kredit kami sudah 10% dan DPK sebesar 5%,” katanya. Jika ini tercapai, baru agenda ketiga jalan, yakni go nasional di 2013. Sayangnya, Kade tidak menjelaskan kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis selama tiga tahun ke depan itu. “Ini domain pemegang saham, kami hanya fokus merealisasikan target,” kilahnya.

Untuk membiayai ekspansi 2011, Sinar Harapan Bali akan menggali sumber dana sendiri. Jika rasio modal atau capital adequacy ratio (CAR) menipis, baru meminta tambahan modal ke induk. Saat ini CAR bank ini sekitar 19%. “Jika target kredit tahun depan tercapai, CAR kita bisa menyusut tinggal 12%,” katanya. Manajemen menargetkan kredit di 2011 tumbuh sekitar 30%, tak jauh berbeda dengan target akhir tahun ini.

Hingga November 2010, Bank Sinar membukukan laba bersih Rp 13,12 miliar, tumbuh 9,3% ketimbang tahun lalu. Peningkatan ini sejalan dengan pencapaian kredit yang tumbuh 26,27% dari Rp 470,47 miliar menjadi Rp 594,06 miliar. Adapun dana pihak ketiga melonjak 51,22% menjadi Rp 730,08 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News