JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan terus berupaya meningkatkan konsumsi minyak goreng kemasan dan menekan konsumsi minyak goreng curah. Saat ini, tingkat konsumsi minyak goreng nasional mencapai 3,4 juta ton, dengan peningkatan sebesar 1,5% per tahun. Dari jumlah konsumsi tersebut, hanya 30% atau 1,02 juta ton yang berbentuk kemasan. Artinya, sebesar 70% atau 2,38 juta ton lainnya merupakan minyak curah. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, penurunan konsumsi minyak goreng curah penting dilakukan dalam rangka mencapai ketahanan pangan. Pengurangan ini juga mendorong stabilisasi harga pangan dan perbaikan kualitas pangan dari segi kesehatan.
Tahun 2014 tidak ada lagi minyak goreng curah
JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan terus berupaya meningkatkan konsumsi minyak goreng kemasan dan menekan konsumsi minyak goreng curah. Saat ini, tingkat konsumsi minyak goreng nasional mencapai 3,4 juta ton, dengan peningkatan sebesar 1,5% per tahun. Dari jumlah konsumsi tersebut, hanya 30% atau 1,02 juta ton yang berbentuk kemasan. Artinya, sebesar 70% atau 2,38 juta ton lainnya merupakan minyak curah. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, penurunan konsumsi minyak goreng curah penting dilakukan dalam rangka mencapai ketahanan pangan. Pengurangan ini juga mendorong stabilisasi harga pangan dan perbaikan kualitas pangan dari segi kesehatan.