Tahun 2022, Weha Transportasi Indonesia (WEHA) Bidik Pertumbuhan Revenue Hingga 50%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten transportasi PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menargetkan pertumbuhan revenue sebanyak 50% di tahun 2022. Adapun perseroan juga mencatat hingga kuartal IV-2021, WEHA telah membukukan kinerja yang membaik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Andrianto Putera Tirtawisata, Direktur Utama Weha Transportasi Indonesia mengungkapkan keyakinan adanya pertumbuhan revenue itu didorong dengan adanya perbaikan ekonomi dan pemulihan pasca Covid-19. 

“Kami melihat prospek bisnis di tahun 2022 cukup baik seiring dengan perbaikanya ekonomi dan pemulihan pasca covid menjadi kesempatan yang baik untuk prospek bisnis kita. Apalagi dengan perbaikan-perbaikan yang kita lakukan selama pandemi dimana masuk kedalam logistik bisnis dan juga traveltech open trip,” ungkap dia kepada Kontan.co.id, Senin (17/1). 


Baca Juga: Daytrans luncurkan layanan pengiriman paket ke seluruh Indonesia

Adapun, selama pandemi Covid-19, WEHA telah melakukan berbagai transformasi terutama pada sisi digital di mana melalui aplikasi daytrans yang tercatat sudah mencapai 160.000 downloader dan user aktif mencapai 120.000. “kami percaya transformasi digital yang kami lakukan dapat mempercepat laju perusahaan di pasca pandemi,” ungkapnya. 

Di samping melanjutkan transformasi digital, tahun ini strategi bisnis yang akan dilakukan yakni  mempertajam penetrasi di dalam logistik bisnis melalui layanan daytrans dan menjadi salah satu traveltech player melalui explorer.id.

 
WEHA Chart by TradingView

“ekspansi yang akan kami lakukan adalah penetrasi lebih dalam terhadap logistik bisnis dan kami akan menjadi platform open trip melalui aplikasi. Selain itu kami terus akan memperluas jasa kami dengan membuka di kota-kota baru,” harapnya. 

Dengan strategi itu, WEHA juga berencana akan menambah infrastruktur armadanya di tahun ini. Namun sayang, belanja modal atau capex yang disiapkan untuk penambahan armada masih dalam tahap diskusi. “yang pasti capex akan digunakan untuk investasi terhadap digital ecosystem dan yang kedua adalah menambah infrastruktur armada kami,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .