JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan paket-paket bagi badan usaha jasa konstruksi atau kontraktor untuk tahun 2016. Berbeda dengan tahun ini, jumlah paket konstruksi tahun depan lebih sedikit. "Jika tahun 2015 ada lebih dari 14.000 paket, tahun depan kita atur jadi 8.000 paket," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Kompas.com, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (4/11). Dari 8.000 paket yang disediakan, sudah ada beberapa yang dilelang dini pada September 2015. Paket tersebut antara lain dari Direktorat Jenderal Bina Marga senilai Rp 9,32 triliun yang dilelang melalui Tahun Aggaran (TA) 2016 tahap II. Nilai ini untuk 305 paket penanganan jalan dan jembatan yang tersebar di Indonesia. Sebelumnya, pada Agustus 2015, Ditjen Bina Marga juga telah melelang sebanyak 61 paket dengan nilai Rp 3,71 triliun.
Tahun depan ada 8.000 paket kontruksi siap lelang
JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan paket-paket bagi badan usaha jasa konstruksi atau kontraktor untuk tahun 2016. Berbeda dengan tahun ini, jumlah paket konstruksi tahun depan lebih sedikit. "Jika tahun 2015 ada lebih dari 14.000 paket, tahun depan kita atur jadi 8.000 paket," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Kompas.com, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (4/11). Dari 8.000 paket yang disediakan, sudah ada beberapa yang dilelang dini pada September 2015. Paket tersebut antara lain dari Direktorat Jenderal Bina Marga senilai Rp 9,32 triliun yang dilelang melalui Tahun Aggaran (TA) 2016 tahap II. Nilai ini untuk 305 paket penanganan jalan dan jembatan yang tersebar di Indonesia. Sebelumnya, pada Agustus 2015, Ditjen Bina Marga juga telah melelang sebanyak 61 paket dengan nilai Rp 3,71 triliun.