CILEGON. Meski investasi minyak dan gas (migas) di Indonesia kurang bergairah, permintaan pembuatan anjungan lepas pantai (rig) tetap ada. Sebagai bukti, produsen anjungan lepas pantai PT Gunanusa Utama Fabricators tengah mengincar 10 tender pengadaan rig di tahun 2011. Direktur komersial dan Bisnis Gunanusa Sigit Purwanto menjelaskan, enam dari 10 tender tersebut merupakan tender di dalam negeri. Empat sisanya tender anjungan lepas pantai di luar negeri. "Dari sepuluh, tidak semuanya bisa kita dapatkan. Biasanya, dalam setahun itu, paling banyak kita hanya mengerjakan tiga proyek," ujar Sigit Rabu (22/12). Di Indonesia di antaranya, Gunanusa akat mengikuti tender pembuatan anjungan lepas pantai di wilayah Kalimantan Timur milik Pearl Oil dan di blok Sibi Nubi milik Total E&P Indonesie. Selain itu, masih ada kebutuhan anjungan untuk blok Kepodang, Ketapang, Bukit Tua, dan lapangan Wortel milik Santos. Sedangkan di luar negeri, Gunanusa akan mengikuti tender di India, Myanmar, dan Thailand.
Tahun depan, Gunanusa incar 10 tender rig
CILEGON. Meski investasi minyak dan gas (migas) di Indonesia kurang bergairah, permintaan pembuatan anjungan lepas pantai (rig) tetap ada. Sebagai bukti, produsen anjungan lepas pantai PT Gunanusa Utama Fabricators tengah mengincar 10 tender pengadaan rig di tahun 2011. Direktur komersial dan Bisnis Gunanusa Sigit Purwanto menjelaskan, enam dari 10 tender tersebut merupakan tender di dalam negeri. Empat sisanya tender anjungan lepas pantai di luar negeri. "Dari sepuluh, tidak semuanya bisa kita dapatkan. Biasanya, dalam setahun itu, paling banyak kita hanya mengerjakan tiga proyek," ujar Sigit Rabu (22/12). Di Indonesia di antaranya, Gunanusa akat mengikuti tender pembuatan anjungan lepas pantai di wilayah Kalimantan Timur milik Pearl Oil dan di blok Sibi Nubi milik Total E&P Indonesie. Selain itu, masih ada kebutuhan anjungan untuk blok Kepodang, Ketapang, Bukit Tua, dan lapangan Wortel milik Santos. Sedangkan di luar negeri, Gunanusa akan mengikuti tender di India, Myanmar, dan Thailand.