KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyebutkan, program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk tahun depan ditujukan bagi sekitar 800.000 mahasiswa. Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim mengatakan, program KIP Kuliah ini khusus bagi mahasiswa yang tidak mampu dari segi ekonomi, tetapi secara akademik dapat masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). "KIP-K (tahun 2020) untuk 800.000 mahasiswa tidak mampu, 400.000 yang sudah kuliah (lanjutan Bidikmisi) dan 400.000 lagi (mahasiswa) baru," kata Ainun Naim kepada Kontan.co.id, Senin (9/9).
Tahun depan, Kemenristekdikti alokasikan KIP Kuliah untuk 800.000 mahasiswa
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyebutkan, program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk tahun depan ditujukan bagi sekitar 800.000 mahasiswa. Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim mengatakan, program KIP Kuliah ini khusus bagi mahasiswa yang tidak mampu dari segi ekonomi, tetapi secara akademik dapat masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). "KIP-K (tahun 2020) untuk 800.000 mahasiswa tidak mampu, 400.000 yang sudah kuliah (lanjutan Bidikmisi) dan 400.000 lagi (mahasiswa) baru," kata Ainun Naim kepada Kontan.co.id, Senin (9/9).