JAKARTA. Penyaluran kredit Bank Pembangunan Daerah (BPD) bakal menurun sepanjang tahun depan. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) memperkirakan, tahun depan kredit BPD hanya tumbuh di kisaran 20%-25%. Angka estimasi itu jauh lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit tahun ini, 35%. Pertumbuhan kredit di 2009 tertahan karena situasi ekonomi mulai lesu. Penyaluran kredit BPD juga tersendat karena bank mengerem penyaluran kredit konsumsi dan kredit multiguna. "Di 2009, kredit BPD terfokus ke proyek pembangunan daerah," kata Ketua Umum Asbanda Winny E. Hasan, kemarin. Kredit konsumsi dan kredit multiguna tahun-tahun belakangan merupakan mesin utama pertumbuhan kredit BPD. Nilai kredit kedua sektor itu setara dengan 80% dari seluruh kredit BPD. "Potensi kedua kredit itu memang besar," jelas Winny.
Tahun Depan Kredit BPD Hanya Tumbuh 20%-25%
JAKARTA. Penyaluran kredit Bank Pembangunan Daerah (BPD) bakal menurun sepanjang tahun depan. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) memperkirakan, tahun depan kredit BPD hanya tumbuh di kisaran 20%-25%. Angka estimasi itu jauh lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit tahun ini, 35%. Pertumbuhan kredit di 2009 tertahan karena situasi ekonomi mulai lesu. Penyaluran kredit BPD juga tersendat karena bank mengerem penyaluran kredit konsumsi dan kredit multiguna. "Di 2009, kredit BPD terfokus ke proyek pembangunan daerah," kata Ketua Umum Asbanda Winny E. Hasan, kemarin. Kredit konsumsi dan kredit multiguna tahun-tahun belakangan merupakan mesin utama pertumbuhan kredit BPD. Nilai kredit kedua sektor itu setara dengan 80% dari seluruh kredit BPD. "Potensi kedua kredit itu memang besar," jelas Winny.