Tahun depan, OCBC NISP ambisi dongkrak fee base



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mengatakan sampai dengan kuartal III 2017 peningkatan pendapatan bunga masih lebih tinggi ketimbang pendapatan non bunga. Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan pihaknya tengah berusaha untuk meningkatkan pendapatan non bunga yakni fee based income (FBI). "Pencapaian fee based kami masih perlu ditingkatkan, kami harapkan dan upayakan agar 2018 pertumbuhan fee based bisa lebih baik," katanya kepada Kontan.co.id, Rabu (25/10). Sayang, Parwati masih belum dapat merinci secara detil besaran target pertumbuhan fee based perseroan. Pun, Parwati melansir bahwa sebagian besar fee based perseroan masih berasal dari transaksi valuta asing (foreign exchange), trade finance, di samping wealth management. Gambaran saja, merujuk pada paparan kinerja kuartal III 2017, total pendapatan non bunga OCBC NISP tercatat sebesar Rp 1,14 triliun. Jumlah tersebut meningkat 4,18% secara tahunan atau year on year (yoy). Sementara jika dirinci berdasarkan tipenya, pendapatan non bunga dari transaksi valas meningkat 22% di kuartal III 2017, kendati menurun dibanding pencapaian tahun lalu yang melesat 34%. Angka pertumbuhan pendapatan non bunga tersebut masih jauh dibandingkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tercatat naik 12% dari posisi Rp 3,97 triliun pada September 2016 menjadi Rp 4,46 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dessy Rosalina