Tahun Ini, Blue Bird Integrasikan Bisnis Logistik



JAKARTA. Blue Bird akan mengintegrasikan sejumlah anak usaha yang bergerak di bidang logistik, di antaranya Iron Bird Trucking (trucking), Iron Bird Transport (freight forwarding), dan Ritra Konnas (pergudangan). Paling lambat Semester II ini ketiganya akan digabungkan dalam satu nama, yaitu Iron Bird Logistic.Untuk membangun gudang di Narogong dan Cakung, perusahaan yang dikomandani Prawiro Purnomo itu sudah mengeluarkan US$ 11 juta. Gudang di Narogong seluas 38.500 m2 yang menelan dana US$ 5,5 juta diperuntukkan bagi salah satu perusahaan migas asal Amerika Serikatyang ingin menyimpan hasil produksinya disana.Sementara pembangunan gudang seluas 5 hektar di Cakung, kemungkinan besar akan dimulai pada Semester II. Dengan kebutuhan dana US$ 5 juta sampai US$ 6 juta."Dalam dua sampai tiga tahun ke depan nilai investasi sektor logistik bisa meningkat sampai US$ 50 juta, disesuaikan dengan kebutuhan. Dimana sebagian dananya akan diperoleh dari hasil penawaran saham perdana yang siap dilakukan Juni 2011," jelas Vice President Business Development Blue Bird Noni Purnomo.Noni menyebut rencana penawaran saham perdana tersebut akan dibantu oleh penasehat keuangan Morgan Stanley. Rencananya Blue Bird akan menunjuk 2 sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Terdiri dari satu sekuritas asing dan satu sekuritas dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: