JAKARTA. Pemerintah tak menentukan target ekspor yang muluk tahun ini, bahkan targetnya jauh lebih rendah daripada pencapaian tahun lalu. Pemerintah melihat ekspor tahun ini takkan tumbuh sepesat tahun lalu karena bersaing dengan negara-negara yang telah pulih dari krisis. Jika tahun lalu ekspor tumbuh dua digit hingga 14,9%, maka tahun ini pemerintah berharap pertumbuhannya minimal 8,2%. "Lebih kecil karena makin kompetitif,” ucap Sidqy Suyitno, Direktur Keuangan Negara dan Analisis Moneter Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Selasa (22/2). Isu persaingan perdagangan global ini, imbuhnya, harus diperhatikan meski ekspor Indonesia masih cukup baik. Meski tak setinggi tahun lalu, Sidqy mengatakan angka 8,2% itu tak terlalu rendah. "Masih mungkin lebih tinggi. Sebab, Indonesia masih mencari pasar atau market baru," imbuhnya.
Tahun ini, ekspor hanya akan tumbuh 8,2%
JAKARTA. Pemerintah tak menentukan target ekspor yang muluk tahun ini, bahkan targetnya jauh lebih rendah daripada pencapaian tahun lalu. Pemerintah melihat ekspor tahun ini takkan tumbuh sepesat tahun lalu karena bersaing dengan negara-negara yang telah pulih dari krisis. Jika tahun lalu ekspor tumbuh dua digit hingga 14,9%, maka tahun ini pemerintah berharap pertumbuhannya minimal 8,2%. "Lebih kecil karena makin kompetitif,” ucap Sidqy Suyitno, Direktur Keuangan Negara dan Analisis Moneter Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Selasa (22/2). Isu persaingan perdagangan global ini, imbuhnya, harus diperhatikan meski ekspor Indonesia masih cukup baik. Meski tak setinggi tahun lalu, Sidqy mengatakan angka 8,2% itu tak terlalu rendah. "Masih mungkin lebih tinggi. Sebab, Indonesia masih mencari pasar atau market baru," imbuhnya.