JAKARTA. Awan mendung kelihatannya masih akan menyelimuti bisnis kartu kredit yang dilakoni bank umum. Harap maklum, industri ini terkena dampak aturan pembatasan kepemilikan kartu. Tahun lalu saja, pertumbuhan kartu kredit beredar diperkirakan cuma tumbuh di kisaran 4%. Kondisi berbeda dialami PT Bank UOB Indonesia. Bank yang berbasis di Singapura ini mencatat pertumbuhan kartu kredit beredar sebesar 15% - 20% di sepanjang tahun lalu. Saat ini, total kartu kredit yang beredar mencapai 350.000 keping. Adapun, dari sisi volume, Irwan Tisnabudi, Business Head UOB Indonesia mengatakan, nilainya mencapai lebih dari Rp 6 triliun. "Kami perkirakan pertumbuhannya sebanyak 25% hingga akhir tahun nanti," ujarnya, Kamis (14/11).
Tahun ini, kartu kredit UOB dipatok tumbuh 20%
JAKARTA. Awan mendung kelihatannya masih akan menyelimuti bisnis kartu kredit yang dilakoni bank umum. Harap maklum, industri ini terkena dampak aturan pembatasan kepemilikan kartu. Tahun lalu saja, pertumbuhan kartu kredit beredar diperkirakan cuma tumbuh di kisaran 4%. Kondisi berbeda dialami PT Bank UOB Indonesia. Bank yang berbasis di Singapura ini mencatat pertumbuhan kartu kredit beredar sebesar 15% - 20% di sepanjang tahun lalu. Saat ini, total kartu kredit yang beredar mencapai 350.000 keping. Adapun, dari sisi volume, Irwan Tisnabudi, Business Head UOB Indonesia mengatakan, nilainya mencapai lebih dari Rp 6 triliun. "Kami perkirakan pertumbuhannya sebanyak 25% hingga akhir tahun nanti," ujarnya, Kamis (14/11).