JAKARTA. Tahun 2016 dijadikan sebagai ”tahunnya SUV” buat Mercedes-Benz Indonesia (MBI). Tak hanya fokus menghadirkan sedan-sedan berkelas, merek berlogo bintang tiga sudut itu justru menjadikan model SUV sebagai salah satu tulang punggung baru. Sedikit demi sedikit MBI menawarkan jajaran SUV jauh lebih lengkap. Langkah ini sudah dimulai sejak dua tahun lalu, saat meluncurkan GLA-Class di IIMS 2014. Kemudian 2015, di ajang yang sama, MBI mengenalkan kakaknya, GLC-Class. Tahun ini, sekitar Februari lalu, GLE-Class meluncur menggenapi deretan SUV hasil kawin silang antara GL-Class dan sedan atau mobil-mobil kecil Mercedes-Benz. GLA, GLC, dan GLE bakal jadi ”trio maut” untuk menghambat laju BMW di segmen yang sama.
Tahun ini Mercedes-Benz Indonesia fokus di SUV
JAKARTA. Tahun 2016 dijadikan sebagai ”tahunnya SUV” buat Mercedes-Benz Indonesia (MBI). Tak hanya fokus menghadirkan sedan-sedan berkelas, merek berlogo bintang tiga sudut itu justru menjadikan model SUV sebagai salah satu tulang punggung baru. Sedikit demi sedikit MBI menawarkan jajaran SUV jauh lebih lengkap. Langkah ini sudah dimulai sejak dua tahun lalu, saat meluncurkan GLA-Class di IIMS 2014. Kemudian 2015, di ajang yang sama, MBI mengenalkan kakaknya, GLC-Class. Tahun ini, sekitar Februari lalu, GLE-Class meluncur menggenapi deretan SUV hasil kawin silang antara GL-Class dan sedan atau mobil-mobil kecil Mercedes-Benz. GLA, GLC, dan GLE bakal jadi ”trio maut” untuk menghambat laju BMW di segmen yang sama.