Tak belanja land bank, PP Properti fokus garap proyek di lahan yang ada



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT PP Properti Tbk sepanjang tahun 2017 mencatatkan pencapaian yang cukup signifikan dengan total land bank mencapai sekitar 297 hektare. Dari capaian tersebut, perseroan ini belum ingin menambah lahan baru, melainkan fokus pada pengembangan lahan yang sudah didapat.

Hal tersebut dikatakan oleh Galih Saksono, Direktur PP Properti saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (9/3). "Tahun ini merupakan tahun panen, bukan tahun investasi," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya bakal fokus memanfaatkan lahan yang ada, di antaranya pada proyek hasil sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni proyek Transit Oriented Development (TOD).


Kondisi lahan yang ada saat ini, menurutnya sudah cukup dan akan dikembangkan untuk membangun proyek baru maupun proyek hasil sinergi dengan BUMN.

Sebagaimana diketahui, PP Properti memiliki proyek TOD yang akan mulai dikembangkan pada tahun ini di Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang. Dalam prosesnya, perusahaan berkode saham PPRO itu saat ini tengah menanti perolehan surat izin mendirikan bangunan (IMB).

"TOD Juanda saat ini sedang menunggu izin, targetnya untuk yang di Juanda, setelah Lebaran sudah didapat," imbuhnya.

Saat ini, perseroan akan fokus pada pembangunan TOD Stasiun Juanda terlebih dahulu, lantaran TOD Stasiun Tanah Abang memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan Juanda. Dia memprediksi bisa menggenggam surat IMB sekitar tiga hingga empat bulan setelah IMB TOD Stasiun Juanda diperoleh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sofyan Hidayat