Tak boleh monopoli, Tencent akhiri perjanjian eksklusif hak cipta musik



KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Tencent Holdings telah mengakhiri semua perjanjian eksklusif hak cipta musik setelah regulator China melarang Tencent membuat kesepakatan perjanjian eksklusif pada bulan lalu.

Dilansir dari Reuters, Rabu (1/9), Tencent telah memberi tahu semua pihak yang terlibat dalam perjanjian eksklusif hak cipta musik tersebut. Selanjutnya, Tencent akan terus bekerja sama dan terlibat dengan para pihak secara non-eksklusif.

Regulator China telah menargetkan Tencent dan raksasa teknologi China lainnya dalam tindakan keras yang meluas dan berfokus pada masalah-masalah seperti perilaku monopoli, persaingan tidak sehat, dan hak-hak konsumen.


Baca Juga: Xi Jinping minta orang kaya lebih banyak menyumbang untuk orang miskin

Otoritas China pada bulan lalu memerintahkan Tencent menyerahkan hak eksklusif atas label musik. Otoritas China menyebut, Tencent memiliki lebih dari 80% sumber daya perpustakaan musik eksklusif yang meningkatkan pengaruhnya terhadap pihak hak cipta utama dan memungkinkannya membatasi pendatang baru.

Tencent dan perusahaan afiliasinya tidak boleh terlibat dalam perjanjian hak cipta eksklusif dengan pemilik utama dari hak tersebut, sementara perjanjian yang ada harus dihentikan dalam waktu 30 hari sejak pemberitahuan peraturan. Otoritas China juga menjatuhkan denda bagi Tencent.

Selanjutnya: Regulator China cuma bolehkan anak-anak main gim online tiga jam sepekan

Editor: Khomarul Hidayat