Tak Gratis! WhatsApp Plus Mulai Diuji, Cek Fitur Premium & Estimasi Biaya Langganan
Kamis, 23 April 2026 06:41 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - WhatsApp mulai menguji layanan berbayar terbarunya bernama WhatsApp Plus yang menghadirkan berbagai fitur premium untuk personalisasi pengguna. Uji coba ini pertama kali dilakukan di wilayah Eropa dan sudah muncul di sejumlah akun pengguna. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Meta dalam menghadirkan opsi langganan tambahan tanpa mengubah layanan utama yang tetap gratis. Dalam pernyataan resminya, juru bicara Meta menyebutkan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengujian terbatas.
“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” ujar juru bicara Meta kepada TechCrunch. Baca Juga: Harga Pangan Memanas: Ini Biang Kerok Harga Beras & Gula Terancam Mahal Fitur Premium WhatsApp Plus WhatsApp Plus menawarkan berbagai fitur tambahan yang berfokus pada personalisasi tampilan dan kenyamanan penggunaan, tanpa mengubah fungsi utama aplikasi. Beberapa fitur utama yang ditawarkan antara lain: - Pin chat hingga 20 percakapan (versi gratis hanya 3) - Tema chat baru dengan 18 pilihan warna - 10 nada dering eksklusif tambahan - Pengaturan notifikasi dan ringtone khusus per daftar chat - 14 pilihan ikon aplikasi baru - Stiker premium dengan efek animasi khusus Fitur pin chat yang lebih banyak memungkinkan pengguna mengakses percakapan penting lebih cepat tanpa perlu menggulir layar. Fokus pada Personalisasi, Bukan Fitur Inti WhatsApp menegaskan bahwa layanan berbayar ini hanya bersifat pelengkap. Fitur utama seperti kirim pesan, panggilan suara, dan video call tetap gratis. Selain itu, aspek keamanan juga tidak berubah. Enkripsi end-to-end tetap digunakan untuk menjaga privasi percakapan pengguna. Laporan dari WABetaInfo menyebutkan bahwa WhatsApp Plus memberikan kontrol lebih besar terhadap tampilan aplikasi, mulai dari warna antarmuka hingga ikon aplikasi. Tonton: Perjuangan Abdi Dalem Puro Pakualaman Yogyakarta Naik Haji Estimasi Biaya Langganan Meski belum diumumkan secara resmi, biaya langganan WhatsApp Plus diperkirakan sebagai berikut: - Eropa: 2,49 euro (sekitar Rp 50.000) per bulan - Pakistan: 229 PKR (sekitar Rp 14.000) per bulan Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh faktor pajak dan kebijakan regional. Selain itu, WhatsApp juga disebut akan menyediakan masa uji coba gratis selama satu bulan bagi sebagian pengguna. Sistem pembayaran menggunakan skema langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis. Pengguna dapat membatalkan langganan kapan saja melalui Google Play, minimal 24 jam sebelum periode penagihan berikutnya. Baca Juga: Bansos PKH BPNT April 2026 Mulai Cair, 11.014 Penerima Dicoret, Nama Anda Termasuk? Masih Tahap Uji Coba Terbatas Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba terbatas dan baru tersedia untuk sebagian pengguna, khususnya di versi beta Android. Meta juga menyatakan bahwa pengujian ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan pengguna dan memastikan fitur yang dikembangkan benar-benar memberikan nilai tambah. Ke depan, fitur ini berpotensi diperluas ke lebih banyak pengguna secara bertahap dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.
Kesimpulan WhatsApp Plus menjadi langkah baru Meta dalam membuka sumber pendapatan tambahan melalui layanan premium. Dengan fokus pada personalisasi tanpa mengganggu fitur utama yang gratis, layanan ini berpotensi menarik pengguna yang menginginkan pengalaman lebih fleksibel dalam menggunakan WhatsApp. Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/04/23/04580047/whatsapp-versi-berbayar-mulai-disebar-ini-yang-didapat-pengguna?page=all#page2.