KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan skala menengah untuk memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif sumber pendanaan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan program pembinaan dan edukasi guna mempersiapkan pelaku usaha agar lebih siap menjadi perusahaan terbuka. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, penguatan program tersebut dilakukan bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kelanjutan dari inisiatif Rise to IPO yang telah berjalan sejak 2025 di sejumlah kota. “Ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperluas pemahaman dan akses pelaku usaha, khususnya perusahaan skala menengah, terhadap berbagai alternatif pendanaan melalui pasar modal,” jelasnya dalam acara Peluncuran Go Public Academy for SME di Main Hall BEI, Senin (2/11/2026).
Tak Hanya Perusahaan Besar, BEI Kini Bidik UMKM untuk Melantai di Bursa
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan skala menengah untuk memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif sumber pendanaan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan program pembinaan dan edukasi guna mempersiapkan pelaku usaha agar lebih siap menjadi perusahaan terbuka. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, penguatan program tersebut dilakukan bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kelanjutan dari inisiatif Rise to IPO yang telah berjalan sejak 2025 di sejumlah kota. “Ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperluas pemahaman dan akses pelaku usaha, khususnya perusahaan skala menengah, terhadap berbagai alternatif pendanaan melalui pasar modal,” jelasnya dalam acara Peluncuran Go Public Academy for SME di Main Hall BEI, Senin (2/11/2026).
TAG: