Tak Lagi Rugi, Emiten Pengelola Hypermart (MPPA) Raih Laba Rp 1,6 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten terafiliasi Grup Lippo, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mampu membalikkan kerugian menjadi laba bersih sebesar Rp 1,6 miliar pada kuartal I-2026.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya emiten pengelola Hypermart itu mencatatkan kerugian sebesar Rp 22,3 miliar.

CEO MPPA, Adrian Suherman mengatakan hasil ini mencerminkan kemajuan dalam pemulihan keuangan perusahaan serta menunjukkan bahwa operasional ritel inti MPPA mulai mampu mendukung profitabilitas.


Baca Juga: Laba MAP Group (MAPI) dan (MAPA) Melejit Dua Digit, Begini Rekomendasi Sahamnya

Dari sisi kinerja top line, kinerja pendapatan juga mengalami kenaikan 4,48% yoy menjadi Rp 2,2 triliun dari sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Adrian bilang pertumbuhan pendapatan didukung oleh momentum periode festive serta respons positif pelanggan terhadap perbaikan inisiatif strategis Perseroan yang terus memperkuat keterlibatan pelanggan di seluruh jaringan gerai.

Kontribusi dari entitas anak usaha juga turut memperkuat kinerja ini, seiring ekspansi ke segmen pasar baru dan peluncuran format gerai baru yang menunjukkan hasil awal yang positif.

"Hasil kuartal I-2026 menunjukkan bahwa transformasi MPPA mulai memberikan hasil yang konkret," tulisnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Pertumbuhan penjualan, peningkatan laba operasional, dan kembalinya profitabilitas bersih pada kuartal ini mencerminkan kerja seluruh tim serta strategi yang perusahaan jalankan. Rebranding perusahaan mendapat respons positif dari pelanggan, dan MPPA mulai melihat hasil finansial dari investasi yang telah dilakukan. 

Baca Juga: Multi Prima (LPIN) Bagi Dividen Rp 19,12 Miliar, Cek Jadwalnya Sekarang

"Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan, seiring kami mengeksekusi visi ritel yang berorientasi pada pelanggan," tambahnya.

Adrian menambahkan MPPA memasuki sisa tahun 2026 dengan optimisme yang lebih besar, didukung oleh fondasi operasional yang semakin solid, kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh, serta pipeline inisiatif yang siap dieksekusi. 

Perseroan akan berfokus pada pendalaman penetrasi di segmen kebutuhan sehari-hari dan produk segar, memperluas jangkauan program loyalitas, serta mengakselerasi transformasi digital guna memperkuat keterlibatan pelanggan lintas kanal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News