Tak Lagi Sebut Bitcoin, Robert Kiyosaki Sebutkan 4 Alat untuk Kaya Raya



KONTAN.CO.ID - Investor Bitcoin terkenal, penulis yang terkenal dengan buku klasiknya tentang literasi keuangan “Rich Dad Poor Dad”, Robert Kiyosaki, menuliskan tweet kepada pengikutnya di platform media sosial X tentang alat yang dibutuhkan untuk meraih kebebasan finansial.  

Meskipun ia sering melakukannya di akun X pribadinya, namun kali ini Kiyosaki tidak menyebutkan nama Bitcoin, emas atau perak. 

Melansir U Today, kali ini Kiyosaki menyebutkan empat jenis kecerdasan di mana jika seseorang menggunakan satu atau semua kecerdasan tersebut dengan tepat, dapat membantu seseorang menjadi mandiri secara finansial. 


Empat jenis kecerdasan yang dimaksud adalah mental, emosional, fisik, dan spiritual.

Akhir-akhir ini banyak perhatian diberikan pada kecerdasan emosional (EI), dan terkadang mendapat lebih banyak perhatian daripada jenis kecerdasan mental dan fisik. 

Kecerdasan emosional menyiratkan kemampuan tidak hanya untuk mengelola emosi Anda sendiri tetapi juga untuk memahami emosi orang-orang di sekitar Anda. 

Menurut Kiyosaki, kecerdasan emosional mencakup lima elemen, yakni: kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial.

Baca Juga: Rumus Pensiun ala Warren Buffett, Bisa untuk Siapkan Tabungan Hari Tua

Kiyosaki juga menekankan pentingnya investasi “campuran” antara BTC, emas, dan perak. Tiga aset safe haven tersebut ia yakini sebagai “pilar” kebebasan finansial dan kekayaan.

Dalam postingan X sebelumnya, Kiyosaki mematahkan konsep investasi 60/40 yang populer di masa lalu, ketika 60% modal investor dimasukkan ke dalam obligasi dan 40% dimasukkan ke dalam saham. 

Pada tahun 2024, menurutnya, investor yang mengikuti model ini sudah ketinggalan zaman. Investor tersebut akan menjadi “pecundang terbesar” dan akan termasuk ke dalam kapal orang bodoh yang akan segera karam. 

Solusi Kiyosaki di sini adalah pergeseran investasi ke 75% emas, perak, dan bitcoin. Sedangkan 25% sisanya ke saham real estate/minyak. 

“Perpaduan ini memungkinkan Anda selamat dari kehancuran terbesar dalam sejarah dunia,” tambahnya.

Baca Juga: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 34.000, Momentum Bullish Berlanjut pada November

Pada awal Oktober, Kiyosaki juga menyebut saham Apple sebagai aset yang kemungkinan besar akan segera melonjak harganya. Saat itu, harga saham produsen iPhone dan Mac anjlok karena CEO Tim Cook menjual saham Apple yang dipegangnya.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie