Tak Ragu Tendangan Krisis, Manufaktur Gelar Pameran



JAKARTA. Perusahaan-perusahaan manufaktur kembali menggelar pameran. Mereka tetap optimis berpameran meski krisis ekonomi global membayangi industri manufaktur dalam keterpurukan. Justru, keikutsertaan pameran menjadi harapan untuk memperkenalkan berbagai perkembangan teknologi di industri manufaktur dan menjalin kerjasama bisnis.Rencananya pameran yang digelar PT Pamerindo Buana Abadi bertajuk Manufacturing Indonesia 2008 Series of Exhibition ini berlangsung pada 3-6 Desember 2008. Pameran yang berlokasi di Jakarta International Expo (JIE) Kemayoran ini diikuti 2.860 perusahaan dari dalam dan luar negeri.Meski begitu, lantaran krisis target perolehan transaksi pada pameran kali ini  diperkirakan stagnan yakni sebesar US$ 300.000. Angka ini adalah hasil perolehan nilai transaksi pada pameran di 2007. "Nilai transaksi pameran tak langsung terlihat seusai pameran tetapi dalam 6 bulan ke depan. Karena krisis kita perkirakan perolehan setidaknya sama seperti 2007 lalu," kata  Senior Promotion Executive  PT Pamerindo Buana Abadi, Maya Rosita, Selasa ( 25/11).Selain industri manufaktur dalam negeri, ikut hadir pada pameran beberapa industri permesinan besar. Antara lain, Dalian Machine Tool Group, FICEP, First Machinery Trade & Co, GP System, KoeberSechleifring, Mitutoyo, Seco Tool dan Trumpf.        
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News