KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menegaskan bahwa tidak semua aparatur sipil negara (ASN) bisa menjadi Komponen Cadangan (Komcad). Rini menuturkan, menjadi Komcad merupakan bagian dari keikutsertaan pemerintah sebagai bentuk untuk membela negara. “Jadi Komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan pemerintah untuk kaitannya dengan bela negara. Tapi tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi Komcad,” ujar Rini ketika ditemui di Kantor KemenpanRB, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, hanya pegawai ASN yang memenuhi syarat yang dapat lolos untuk mengikuti pendidikan Komcad.
“Jadi tidak semuanya, ada persyaratannya. Jadi bagi para ASN yang memang memenuhi syarat untuk Komcad itu memang diminta untuk ikut pelatihan,” imbuh dia. “Pelatihannya pun kemungkinan sekitar 30 sampai 45 hari begitu ya. Jadi enggak semuanya,” sambung Rini. Adapun, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin telah memastikan 4.000 ASN kementerian dan lembaga di Jakarta akan menjadi Komcad pada April 2026. Baca Juga: Menkeu Purbaya: Pencairan THR ASN/TNI/Polri Tunggu Kepulangan Presiden Prabowo “Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di Kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang,” kata Sjafrie, Senin (2/2/2026). Sjafrie menjelaskan, para ASN diikutsertakan menjadi Komcad guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam mengabdi kepada negara. Para ASN yang berusia 18 sampai 35 tahun diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.