KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), pengelola jaringan
Mayapada Hospital akan memprioritaskan optimalisasi kapasitas rumah sakit yang sudah beroperasi hingga 2027.
Corporate Secretary SRAJ Arie Farisandi mengatakan langkah ini dilakukan dengan menyesuaikan kapasitas operasional dan pengembangan layanan berdasarkan kebutuhan pasien di masing-masing lokasi. "Strategi kami ke depan adalah mengoptimalkan utilisasi kapasitas tempat tidur yang sudah tersedia di seluruh unit Mayapada Hospital, yaitu Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor, Kuningan, Surabaya, Bandung, Nusantara, dan Jakarta Timur," ujar Arie kepada
Kontan.co.id, Senin (12/10).
Baca Juga: MMIX Siapkan Strategi Hadapi Tekanan Daya Beli dan Pelemahan Rupiah SRAJ belum memiliki rencana untuk menambah rumah sakit baru hingga 2027. Perusahaan akan mengoptimalkan kapasitas yang ada dengan mempertimbangkan pertumbuhan volume pasien, tingkat okupansi, serta kebutuhan layanan spesialis dan subspesialis di setiap unit rumah sakit. Menurut Arie, pemanfaatan kapasitas rumah sakit juga akan disesuaikan dengan kesiapan tenaga medis dan fasilitas pendukung. Dengan demikian, strategi perusahaan tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah tempat tidur, tetapi juga memastikan kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan sekaligus memperbaiki efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan. "Kami akan terus memantau pertumbuhan volume pasien, tingkat okupansi, serta kebutuhan layanan spesialis dan subspesialis di setiap unit, dengan mempertimbangkan kesiapan tenaga medis dan fasilitas pendukung," katanya. Di sisi lain, SRAJ menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan utilisasi rumah sakit dan memperbaiki profitabilitas di tengah ekspansi yang telah dilakukan serta kenaikan beban keuangan. Strategi tersebut bertumpu pada tiga prioritas utama.
Pertama, meningkatkan volume pasien dan utilisasi aset melalui penguatan jaringan rujukan, hubungan dengan komunitas dan mitra perusahaan, serta pengembangan layanan spesialis dan subspesialis.
Kedua, perusahaan akan meningkatkan efisiensi dan kualitas operasional melalui optimalisasi kapasitas rumah sakit, pengendalian biaya, peningkatan produktivitas, serta digitalisasi proses bisnis dan pengelolaan data.
Ketiga, SRAJ akan menjaga disiplin keuangan dan alokasi modal agar pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan kemampuan pendanaan perusahaan.
"Kami akan memastikan bahwa ekspansi dilakukan secara terukur, dengan mempertimbangkan potensi imbal hasil dan kemampuan perusahaan dalam mengelola kebutuhan pendanaan," ujar Arie. Perusahaan ingin memastikan pertumbuhan bisnis Mayapada Hospital tidak hanya tercermin dari peningkatan pendapatan dan kapasitas, tetapi juga diikuti perbaikan profitabilitas serta keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Baca Juga: Artotel Group Ekspansi ke Yogyakarta, Kelola Hotel Ramada dan Wyndham Garden Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News