SINGAPURA. Harga emas yang pagi tadi melandai, mendadak terungkit lagi oleh kabar dari Asia. Bergabung dengan Fed dan ECB, Bank of Japan (BOJ)akan menambah pembelian surat utang dari pasar senilai 10 triliun yen (US$ 127 miliar). Aksi ini meningkatkan daya tarik emas yang berpredikat sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Maklum, pembelian aset itu akan menambah likuiditas ke pasar sehingga berisiko melemahkan mata uang dan mendorong inflasi. “Saya pikir bank-bank sentral lain akan mengumumkan kebijakan yang lebih akomodatif lagi yang juga akan terus mendukung emas,” kata Jeremy Friesen, Commodity Strategist di Societe Generale.
Takut inflasi, investor kembali buru emas
SINGAPURA. Harga emas yang pagi tadi melandai, mendadak terungkit lagi oleh kabar dari Asia. Bergabung dengan Fed dan ECB, Bank of Japan (BOJ)akan menambah pembelian surat utang dari pasar senilai 10 triliun yen (US$ 127 miliar). Aksi ini meningkatkan daya tarik emas yang berpredikat sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Maklum, pembelian aset itu akan menambah likuiditas ke pasar sehingga berisiko melemahkan mata uang dan mendorong inflasi. “Saya pikir bank-bank sentral lain akan mengumumkan kebijakan yang lebih akomodatif lagi yang juga akan terus mendukung emas,” kata Jeremy Friesen, Commodity Strategist di Societe Generale.