JAKARTA. Ekonomi dunia yang melemah membuat seret transaksi komoditas. Toh itu tak membuat pelaku industri pengangkutan batubara tiarap. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), perusahaan pelayaran dengan jasa utama pengangkutan batubara, misalnya, justru berniat menggelar ekspansi lantaran kelebihan permintaan. Perusahaan yang berdiri tahun 2005 ini bersiap menambah jumlah armada. Trans Power berencana membeli empat sampai tujuh set kapal tunda dan kapal tongkang. TPMA juga akan membeli satu floating crane. Rencana pembelian tersebut akan direalisasikan selambatnya pada semester I tahun 2014. Dana pembelian kapal baru tersebut berasal dari initial public offering (IPO). Trans Power melepas 395 juta saham setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh ke Bursa Efek Indonesia, 20 Februari 2013 lalu. Harga saham TPMA kala itu Rp 230 per saham. Artinya, Trans Power berhasil meraup dana segar Rp 90,8 miliar.
Tambah armada pengangkut laba
JAKARTA. Ekonomi dunia yang melemah membuat seret transaksi komoditas. Toh itu tak membuat pelaku industri pengangkutan batubara tiarap. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), perusahaan pelayaran dengan jasa utama pengangkutan batubara, misalnya, justru berniat menggelar ekspansi lantaran kelebihan permintaan. Perusahaan yang berdiri tahun 2005 ini bersiap menambah jumlah armada. Trans Power berencana membeli empat sampai tujuh set kapal tunda dan kapal tongkang. TPMA juga akan membeli satu floating crane. Rencana pembelian tersebut akan direalisasikan selambatnya pada semester I tahun 2014. Dana pembelian kapal baru tersebut berasal dari initial public offering (IPO). Trans Power melepas 395 juta saham setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh ke Bursa Efek Indonesia, 20 Februari 2013 lalu. Harga saham TPMA kala itu Rp 230 per saham. Artinya, Trans Power berhasil meraup dana segar Rp 90,8 miliar.