Tambah lahan, PPRO siapkan Rp 1 triliun



JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO) berencana menambah land bank sekitar 30 hektare (ha) pada tahun depan. Perseroan bersiap menggelontorkan belanja modal Rp 1 triliun untuk ekspansi tersebut.

Direktur Utama PPRO Taufik Hidayat mengatakan, di Kuartal IV tahun ini, perseroan juga akan menambah land bank seluas 20 ha-30 ha. Saat ini, total land bank perseroan baru sekitar 65 ha. Sayangnya, ia masih merahasiakan lokasi yang diincar.

"Tahun ini akan tambah sekitar 30 ha, sudah hampir fix. Lalu, tahun depan juga menjajaki jumlah yang sama," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/10).


Dana untuk kebutuhan investasi tahun depan akan diperoleh dari gelaran rights issue. Penambahan modal ini juga akan diperoleh dari suntikan induknya, PT PP Tbk (PTPP) sebesar Rp 1 triliun. "Sehingga modal yang dibidik dari publik, nilainya sekitar Rp 500 miliar," imbuhnya.

Tahun depan PPRO menargetkan bisa memperoleh kenaikan pendapatan dan laba bersih 20% dari tahun ini. Hingga akhir tahun 2016, perseroan membidik pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun dengan laba bersih Rp 365 miliar.

Sepanjang semester I 2016, laba bersih PPRO naik 11% dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) menjadi Rp 157,2 miliar.

Pertumbuhan tersebut seiring dengan meningkatnya pendapatan sebesar 35,2% menjadi Rp 973,6 miliar. Namun di saat yang sama beban pokok penjualan PPRO melesat 44% dari Rp 494,8 miliar jadi Rp 712,9 miliar membuat pertumbuhan laba bersihnya sedikit tertahan.

Pendapatan PPRO berasal dari sektor realty Rp 913 ,6 miliar naik dari 668,7 miliar dan pendapatan properti naik dari Rp 51 miliar jadi Rp 60,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto