KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah menambah likuiditas ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp 200 triliun baru-baru ini. Kebijakan tersebut tampaknya bisa berdampak terhadap kinerja investasi asuransi, khususnya penempatan di instrumen deposito. Sebab, likuiditas yang longgar bisa membuat biaya dana menurun, sehingga menekan pendapatan bunga deposito yang diparkir di Himbara. PT Asuransi Asei Indonesia menilai kebijakan tambahan likuiditas itu berpotensi membuat bunga deposito menurun karena bank tidak lagi agresif mencari dana pihak ketiga. Dalam kondisi seperti itu, Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe mengatakan perusahaan akan tetap melakukan diversifikasi penempatan dana sesuai dengan kebijakan investasi dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Asei akan mengupayakan instrumen investasi yang aman, likuid, dan menghasilkan yield yang bagus," katanya kepada Kontan, Kamis (18/9/2025).
Tambahan Likuiditas Himbara Berpotensi Tekan Bunga Deposito, Ini Strategi Asei
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah menambah likuiditas ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp 200 triliun baru-baru ini. Kebijakan tersebut tampaknya bisa berdampak terhadap kinerja investasi asuransi, khususnya penempatan di instrumen deposito. Sebab, likuiditas yang longgar bisa membuat biaya dana menurun, sehingga menekan pendapatan bunga deposito yang diparkir di Himbara. PT Asuransi Asei Indonesia menilai kebijakan tambahan likuiditas itu berpotensi membuat bunga deposito menurun karena bank tidak lagi agresif mencari dana pihak ketiga. Dalam kondisi seperti itu, Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe mengatakan perusahaan akan tetap melakukan diversifikasi penempatan dana sesuai dengan kebijakan investasi dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Asei akan mengupayakan instrumen investasi yang aman, likuid, dan menghasilkan yield yang bagus," katanya kepada Kontan, Kamis (18/9/2025).