Untuk menghindari serangan bakteri sakazakii, kalangan pakar kesehatan menyarankan agar para ibu memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kepada buah hatinya dibandingkan menggantinya dengan susu formula. Alasannya, kandungan mineral dan kolostrum dalam ASI memegang peran penting pada fase awal kehidupan bayi Anda. "Usahakan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kepada bayi Anda," tegas Mulyadi Tedjapranata, Direktur Klinik Medizone, di Jakarta. Dengan demikian, lanjut Mulyadi, risiko bayi Anda terinfeksi bakteri Entrobacter sakazakii semakin kecil. Apalagi, Anda dapat berhemat banyak dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayi. "Sekarang harga sekaleng susu formula sudah di atas Rp 100.000-an. Bayangkan, berapa duit yang bisa Anda hemat?" saran Mulyadi.
Tangkal bakteri dengan ASI eksklusif
Untuk menghindari serangan bakteri sakazakii, kalangan pakar kesehatan menyarankan agar para ibu memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kepada buah hatinya dibandingkan menggantinya dengan susu formula. Alasannya, kandungan mineral dan kolostrum dalam ASI memegang peran penting pada fase awal kehidupan bayi Anda. "Usahakan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kepada bayi Anda," tegas Mulyadi Tedjapranata, Direktur Klinik Medizone, di Jakarta. Dengan demikian, lanjut Mulyadi, risiko bayi Anda terinfeksi bakteri Entrobacter sakazakii semakin kecil. Apalagi, Anda dapat berhemat banyak dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayi. "Sekarang harga sekaleng susu formula sudah di atas Rp 100.000-an. Bayangkan, berapa duit yang bisa Anda hemat?" saran Mulyadi.